Ini Alasan BPOM Soal Pelabelan BPA Galon Guna Ulang

- Jumat, 3 Juni 2022 | 09:59 WIB
Ilustrasi (Pixabay.com)
Ilustrasi (Pixabay.com)



JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebutkan pelabelan risiko Bisfenol A (BPA) adalah bentuk nyata perlindungan pemerintah atas potensi bahaya dari peredaran luas galon guna ulang di tengah masyarakat.

Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM, Rita Endang menyebutkan pelabelan ini semata untuk perlindungan kesehatan masyarakat dari bahan kimia yang bisa menyebabkan kanker dan kemandulan itu.

"Jadi tidak ada istilah kerugian ekonomi," kata Rita dalam sebuah webinar bertajuk "Sudahkah Konsumen Terlindungi dalam Penggunaan AMDK" pada Kamis, 2 Juni 2022.

Rita menjelaskan draft regulasi pelabelan risiko BPA saat ini masih dalam proses revisi lanjutan di BPOM. Isinya mencakup aturan kewajiban bagi produsen memasang label peringatan potensi bahaya BPA pada galon guna ulang berbahan polikarbonat, jenis plastik yang pembuatannya menggunakan BPA.

"Yang diinginkan BPOM sebatas produsen memasang stiker peringatan. Jadi tidak ada isu tentang sampah plastik sama sekali. Jangan diputarbalikkan," katanya.

Pernyataan tersebut merespon pandangan miring lobi industri air kemasan atas draft peraturan pelabelan risiko BPA. Dalam berbagai kesempatan, asosiasi industri mengklaim pelabelan bakal memperbesar volume sampah plastik karena konsumen akan beralih ke kemasan galon sekali pakai yang notabene bebas BPA.

"Urusan sampah itu tanggung jawab masing-masing pelaku usaha, termasuk untuk sampah plastik sekali pakai. Produsennya lah yang bertanggung jawab agar sampah tersebut bisa didaurulang," katanya menegaskan.

Baca Juga: KBRI di Swiss Nyatakan Status Eril Drowned Person, RK Sudah Kembali ke Indonesia

Rita juga menampik tudingan bahwa pelabelan BPA adalah vonis mati bagi industri air kemasan. Menurutnya, pandangan tersebut keliru karena pelabelan risiko BPA pada dasarnya hanya menyasar produk air galon bermerek alias punya izin edar.

"Regulasi pelabelan BPA tidak menyasar industri depot air minum," kata Rita yang menyebut sejauh ini sudah ada 6.700 izin edar air kemasan yang dikeluarkan BPOM.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Bank Muamalat dan BMM Gelar Muamalat Berbagi

Senin, 6 Februari 2023 | 15:17 WIB
X