Perlu Edukasi Publik agar Pilih Pemimpin Sesuai Rekam Jejak Keberhasilan

- Minggu, 5 Juni 2022 | 14:29 WIB
Masinton Pasaribu bersama Puan Maharani. (Foto : IG/@masinton)
Masinton Pasaribu bersama Puan Maharani. (Foto : IG/@masinton)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com – Politisi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu menilai diperlukan adanya edukasi publik agar mampu memilih pemimpin berdasarkan rekam jejak dan tolok ukur keberhasilan bukan pencitraan.

Dengan demikian, calon presiden yang berkontestasi di Pilpres 2024 mendatang adalah para calon pemimpin yang benar-benar berkualitas.

Pasalnya, pemilu itu adalah bagian dari desain besar kebangsaan, sehingga memilih pemimpin harus sesuai dengan konteks kebangsaan. Dalam hal ini, memilih pemimpin harus berdasarkan ukuran-ukuran keberhasilan bukan karena faktor pencitraan.

“Jadi publik itu harus bisa kita edukasi, kepemimpinan yang berbasis keberhasilan bukan karena berbasis pencitraan. Kalau pencitraan kan kita susah mengukur keberhasilan dan prestasinya. Pencitraan itu kan hanya ditampilkan seakan-akan saja,” ujar Masinton Pasaribu, Minggu (5/6/2022).

Lantas, siapa tokoh yang dinilai memiliki rekam jejak keberhasilan untuk pemimpin Indonesia ke depan? Masinton menyebut, Ketua DPR RI Puan Maharani merupakan salah satu tokoh pemimpin yang memiliki rekam jejak yang jelas.

Dia menjelaskan, Puan sejak muda sudah dikader dan digembleng oleh PDI Perjuangan, bukan sekedar cucu Bung Karno atau anak dari Megawati Soekarnoputri. Dengan demikian, Puan termasuk pemimpin yang lahir ditempa oleh waktu dan sejarah.

Dimana, Puan sudah ditempa sejak masa orde baru dalam perpolitikan nasional. Karena itu, dia dinilai memiliki karakter yang kuat dan memahami betul situasi dan kondisi masyarakat secara utuh.

“Ketika Ibu Mega menjadi wakil presiden dan kemudian menjadi presiden, beliau selalu mengikuti perjalanan itu, jadi tahu dong bagaimana cara memimpin dari organisasi partai politik dan memimpin pemerintahan,” lanjut Masinton.

Dia menyayangkan, sejumlah nama yang saat ini muncul dalam hasil lembaga survei untuk maju di Pilpres 2024 belum diketahui rekam jejak dan keberhasilan saat memimpin. Sebab, belakangan sejumlah nama tersebut hanya sebatas menampilkan pencitraan.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Pemerintah Ajukan Kasasi Kasus KSP Indosurya

Minggu, 29 Januari 2023 | 18:28 WIB

Pos Indonesia Bantu Program ATM Beras

Sabtu, 28 Januari 2023 | 22:30 WIB
X