RUU KIA Atur Cuti Ibu Hamil Jadi 6 Bulan

- Senin, 13 Juni 2022 | 17:14 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani.
Ketua DPR RI Puan Maharani.

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com – Rancangan Undang-Undang Kesejahteraan Ibu dan Anak (RUU KIA) mengatur cuti melahirkan paling sedikit enam bulan, serta tidak boleh diberhentikan dari pekerjaan. Selain itu, ibu yang cuti hamil harus tetap memperoleh gaji dari jaminan sosial perusahaan, maupun dana tanggung jawab sosial perusahaan.

“Penetapan masa cuti melahirkan sebelumnya diatur pada Undangan-undang no 13 Tahun 2003 tentang Tenaga Kerja dengan durasi waktu sebatas 3 bulan saja,” kata Ketua DPR RI Puan Maharani, Senin (13/6).

Menurutnya, lewat RUU KIA, cuti hamil berubah menjadi 6 bulan. Selain itu, masa waktu istirahat 1,5 bulan untuk ibu bekerja yang mengalami keguguran.

RUU KIA juga mengatur penetapan upah bagi ibu yang sedang cuti melahirkan. Dimana untuk 3 bulan pertama masa cuti, ibu bekerja mendapat gaji penuh dan mulai bulan keempat upah dibayarkan sebanyak 70 persen,” ujarnya.

Dikatakan, pengaturan ulang masa cuti hamil ini penting untuk menjamin tumbuh kembang anak dan pemulihan bagi ibu setelah melahirkan. Karenanya, DPR akan terus melakukan komunikasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan berkenaan dengan hal tersebut.

“Kami berharap komitmen pemerintah mendukung aturan ini, demi masa depan generasi penerus bangsa. RUU KIA juga terkait erat dengan dengan edukasi kesehatan reproduksi,” tandasnya.

Ruang Publik
Selain itu juga sebagai upaya untuk menurunkan angka stunting, hingga memajukan perempuan melalui keterlibatan di ruang publik. Terlebih, perempuan memiliki potensi dalam perkembangan bisnis yang akan memberikan kontribusi berarti bagi perekonomian Indonesia.

“DPR RI menyepakati RUU KIA untuk dibahas lebih lanjut menjadi UU. RUU tersebut dirancang untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang unggul,” tegasnya.

RUU KIA yang masuk dalam daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2022, diharapkan bisa segera rampung. RUU ini juga dinilai penting untuk menyongsong generasi emas Indonesia.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

ASDP Dukung Perhelatan Sail Tidore 2022

Minggu, 27 November 2022 | 19:03 WIB

Rambut Halim HaDe

Minggu, 27 November 2022 | 12:41 WIB

Mbah Mijan Foto Selfi dengan PM Malaysia Terpilih

Minggu, 27 November 2022 | 11:45 WIB

Mensos Risma Terima Nawacita Awards 2022

Minggu, 27 November 2022 | 07:43 WIB
X