Sungai Masih Jadi Tempat Sampah Raksasa, PPLI Gagas Aksi Kolaboratif Selamatkan Ciliwung

- Sabtu, 18 Juni 2022 | 11:14 WIB
perusahaan pengolah limbah B3 PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) menginisiasi program kolaboratif "GEBER untuk Ciliwung Bersih" (Foto: Dok Humas PPLI)
perusahaan pengolah limbah B3 PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) menginisiasi program kolaboratif "GEBER untuk Ciliwung Bersih" (Foto: Dok Humas PPLI)

 

JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com-Kesadaran masyarakat akan buang limbah rumah tangganya dengan benar masih jauh panggang dari api. Sebagian masyarakat di kota besar yang mayoritas kalangan terdidik juga tak menjamin tidak berbuat tercela terhadap lingkungan. 

Salah satunya adalah perilaku sebagian warga di bantaran sungai, mereka menganggap cara paling praktis melenyapkan sampah rumah tangga dengan melemparnya ke daerah aliran sungai.

Mereka tak sadar perilaku tersebut bakal menimbulkan malapetaka ketika musim penghujan tiba.

Sampah-sampah yg dibuang ke sungai pun ternyata beragam, bukan hanya plastik atau bungkus nasi, tapi juga ban bekas, kasur, lemari hingga alat elektronik seperti televisi, batu baterai dan lampu yang tak terpakai lagi.

Baca Juga: Elemen Pemuda, Mahasiswa dan Buruh Kawal Pembangunan IKN

 Mereka tak sadar barang elektronik itu merupakan limbah bahan berbahaya beracun (B3) yang dapat membahayakan jiwa manusia.

Melihat hal itu, perusahaan pengolah limbah B3 PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) menginisiasi program kolaboratif "GEBER untuk Ciliwung Bersih". 

GEBER ini merupakan singkatan dari gerakan bersama. Suatu istilah untuk sebuah kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama atau kolaboratif.

Halaman:

Editor: Arief Sinaga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Koalisi Berdasar Kandidasi Capres Lebih Rapuh

Kamis, 8 Desember 2022 | 19:33 WIB

KASN Selenggarakan Anugerah Meritokrasi ke 3

Kamis, 8 Desember 2022 | 12:05 WIB
X