Bendungan Tingkatkan Produksi Pangan Indonesia

- Minggu, 19 Juni 2022 | 16:40 WIB
Presiden Joko Widodo saat meninjau Bendungan Sindangheula, Kabupaten Serang, Banten, bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Jumat (17/6).  (twitter.com/jokowi)
Presiden Joko Widodo saat meninjau Bendungan Sindangheula, Kabupaten Serang, Banten, bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Jumat (17/6). (twitter.com/jokowi)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Langkah Presiden Joko Widodo yang membangun bendungan di beberapa daerah, mulai terlihat dampaknya. Salah satunya adalah keberhasilan pemerintah menekan impor.

“Hal ini tidak lepas dari sistem yang dibangun beberapa tahun terakhir ini. Yakni membangun bendungan sebagai mesin raksasa, untuk irigasi ke sawah dan memacu produktivitas pertanian di daerah,” kata pengamat pertanian Wayan Supadno saat dihubungi, Minggu (19/6).

Menurutnya, dengan adanya bendungan tersebut maka ada sebuah kepastian air untuk irigasi teknis ke persawahan. Yang mana biasanya setahun sekali, maka saat ini bisa dua sampai tiga kali.

“Langkah Presiden Jokowi membangun bendungan di beberapa daerah, sangat tepat. Ke depannya, Indonesia bisa seperti China, yang sejak 40 tahun lalu sudah gencar membangun bendungan dan kemudian menjadi negara pengekspor beras ke beberapa negara,” ujarnya.

Dia menambahkan, China yang berpenduduk 1,4 miliar jiwa bisa sedikit impor pangan. Hal itu karena sekitar 40 tahun yang lalu itu banyak membangun bendungan.

“Presiden Jokowi membangun bendungan-bendungan itu bukan hanya untuk saat ini, tetapi untuk jangka panjang. Memang investasinya sangat besar sekali. Akan tetapi sangat bagus untuk jangka panjang di daerah-daerah yang selama ini frekuensi tanamnya sangat tinggi,” tandasnya.

Manfaat
Dia menjelaskan, pembangunan bendungan yang dilakukan oleh pemerintah tidak semata-mata untuk mengaliri sawah. Namun ada manfaat lainnya untuk masyarakat.

“Antara lain seperti tempat pemeliharaan bibit ikan, sebagai pembangkit listrik dan pastinya akan menjadi tempat wisata warga. Untuk ukuran Bendungan Sindangheula, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, dapat mengaliri 1.289 hektare,” paparnya.

Bila debit airnya besar, pasti mampu berfungsi sebagai pembangkit listrik. Apalagi, bendungan tidak hanya berfungsi sebagai sumber air irigasi saja, tapi juga berfungsi sebagai pembangkit listrik, penghasil ikan dan wisata.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Tragedi Kanjuruhan Jangan Sampai Terulang

Selasa, 4 Oktober 2022 | 13:59 WIB
X