Dewi Aryani Suzana: Jasa Raharja Dukung Perluasan Marka Red Zone Marking/Redspo

- Rabu, 22 Juni 2022 | 12:23 WIB

JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com– Kementerian Perhubungan menggelar Rapat Program Kebijakan Tahun Berjalan 2022 terkait kajian implementasi dan perluasan Red Zone Marking (marka zona berbahaya) atau Red Spot pada 16 hingga 17 Juni 2022 di Jakarta.

Sebagai upaya pencegahan laka lantas, Jasa Raharja mendukung kebijakan tersebut lantaran perluasan Red Zone Marking dapat meningkatkan awareness (kesadaran) masyarakat terkait keselamatan.


Direktur Operasional Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana, dalam keterangan persnya,
menjelaskan bahwa Jasa Raharja bersama instansi terkait telah melaksanakan
pemasangan rambu zona berbahaya di beberapa daerah rawan kecelakaan, seperti di Wonosobo, Bumiayu Brebes, Bogor, dan Lombok.

Baca Juga: Diaspora Indonesia Emban Tugas Diplomasi Gaungkan G20 di Luar Negeri


Marka jalan ini dipasang di badan
jalan bentuknya menyerupai rambu zona sekolah. Setiap marka zona bahaya
dilengkapi aturan batas kecepatan maksimal berkendara.

“Marka zona bahaya merupakan salah satu langkah preventif. Tujuannya memberikan
reminder kepada masyarakat,” ujar Dewi.


Dewi menambahkan, faktor human errors penyebab kecelakaan menurut hasil kajian
Universitas Airlangga, di antaranya kondisi fisik seperti lelah dan ngantuk, kurangnya
pengetahuan bekendara, kondisi mental kurang memadai, dan berkendara dengan
kecepatan tinggi.

Baca Juga: PPP di Bawah Kepemimpinan Suharso Monoarfa Sedang Bangkit, Malah Digoyang Kader

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pertagas Raih 4 Penghargaan CSR & PDB Award 2023

Rabu, 1 Februari 2023 | 18:57 WIB

Gudang Kripto Gandeng Mahasiswa UNJ Bangun Negri

Rabu, 1 Februari 2023 | 15:48 WIB

Aliando Syarief Sambangi Coach Rheo

Rabu, 1 Februari 2023 | 10:48 WIB

Rian Ernest Resmi Jadi Kader MKGR

Selasa, 31 Januari 2023 | 22:21 WIB
X