Peran PMO Kopi Nusantara Tingkatkan Kualitas dan Kapasitas Produksi

- Rabu, 22 Juni 2022 | 12:55 WIB

 

JAKARTA.suaramerdeka-jakarta.com-  Indonesia merupakan produsen biji kopi terbesar ke empat di dunia.

Kementerian Pertanian (Kementan) sesuai data International Coffee Organization (ICO) menyatakan, pada tahun 2019/2020, total kebutuhan kopi dunia mencapai 9,8 juta ton per tahun,

sedangkan total produksi kopi dalam negeri baru sebatas 686 ribu ton. Brazil, Vietnam, Kolombia, merupakan 3 negara produsen kopi terbesar di dunia.

Baca Juga: Mendag Zulhas Izinkan Masyarakat Beli Migor Curah Maksimal 10 liter per Hari Ini

Demi meningkatkan kuantitas dan kualitas biji kopi dalam negeri, Pemerintah melalui
Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meluncurkan Program Project Management Office (PMO) Kopi Nusantara.

Dwi Sutoro selaku Direktur Pemasaran Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), mengemban amanah sebagai Ketua PMO Kopi Nusantara.

Saat ini PMO Kopi Nusantara memiliki 9 pilot projects di 6 wilayah yang tersebar di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Dewi Aryani Suzana: Jasa Raharja Dukung Perluasan Marka Red Zone Marking/Redspo

“Total lahan yang kita fasilitasi hingga saat ini lebih dari 6.500 hektar yang dikelola oleh 2.500 petani. Kami berharap hasil panen dari lahan tersebut akan dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun internasional,” ujar Dwi Sutoro.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Perpusnas Sejahterakan Masyarakat

Senin, 5 Desember 2022 | 15:46 WIB
X