RUU KIA Bentuk Perjuangan Kemaslahatan bagi Ibu dan Anak

- Kamis, 23 Juni 2022 | 17:02 WIB
Kedekatan antara ibu dan anak yang diperjuangkan dalam RUU KIA bisa berguna bagi kemaslahatan ibu dan anak di Indonesia. (Ilustrasi : pixabay)
Kedekatan antara ibu dan anak yang diperjuangkan dalam RUU KIA bisa berguna bagi kemaslahatan ibu dan anak di Indonesia. (Ilustrasi : pixabay)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com – Ketua Tanfidziah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Nasyirul Falah Amru (Gus Falah) mengapresiasi DPR RI di bawah pimpinan Puan Maharani yang terus memperjuangkan pembahasan Rancangan Undang-Undang Kesejahteraan Ibu dan Anak.

Pasalnya, RUU KIA sangat dibutuhkan bagi para ibu dan anak-anak di tanah air, terutama bagi para karyawati atau pekerja yang selama ini hanya memperoleh hak cuti melahirkan selama tiga bulan.

RUU KIA ini sangat berarti bagi mereka. Karena RUU ini salah satunya mengatur tentang penambahan cuti hamil dan melahirkan bagi ibu,” kata Gus Falah, sapaan akrab Nasyirul, Kamis (23/6/2022).

Baca Juga: Berlatar Partai Pemenang Pemilu, Puan Harus Maju sebagai Capres

Seperti diketahui, dalam draft RUU KIA, ibu melahirkan diusulkan punya hak cuti selama enam bulan, meningkat dari hak cuti selama ini, yakni tiga bulan.

Menurut Gus Falah, aturan itu bisa semakin mendekatkan ibu dengan anak yang baru dilahirkan. Apalagi, kedekatan antara ibu dan anak bukanlah kedekatan biasa.

“Ibu itu pelindung dan pengayom bagi anak. Ada ikatan batin yang kuat antara ibu dan anak, terutama anak yang baru lahir. Sehingga lama cuti enam bulan mengakomodasi ikatan batin itu,” tukas Gus Falah.

“Dan sebagai Ibu, Puan Maharani pasti sangat paham suasana kebatinan ibu yang baru melahirkan. Sehingga, perjuangan beliau untuk RUU KIA itu merupakan perjuangan bagi kemaslahatan seluruh ibu dan anak Indonesia,” ujar Gus Falah.***

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Semeru Awas! Hampir 2 Ribu Jiwa Mengungsi

Minggu, 4 Desember 2022 | 18:18 WIB

Prita Kemal Gani Terus Menginspirasi.

Minggu, 4 Desember 2022 | 11:46 WIB

Peneliti Asing Erik Meijaard Dilaporkan Melanggar UU

Sabtu, 3 Desember 2022 | 23:57 WIB

Gempa 6,4 Garut, BNPB Sebut Ada Warga yang Terluka

Sabtu, 3 Desember 2022 | 20:59 WIB
X