Hak Jawab Erman Umar Soal Berita Dugaan Rebut Klien

- Selasa, 28 Juni 2022 | 19:16 WIB
Erman Umar, SH (Tangkap layar Instagram @ermanumarpartners)
Erman Umar, SH (Tangkap layar Instagram @ermanumarpartners)

JAKARTA- Ketua Kongres Advokat Indonesia (KAI) Erman Umar membantah terkait pemberitaan masalah dugaan rebut klien yang kini perkaranya sedang berjalan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Persoalan ini sebelumnya diberitakan sejumlah media, termasuk media jakarta.suaramerdeka.com, yang mengacu pada masalah penanganan seorang klien.

Penjelasan dan bantahan Erman Umar, SH termaktub dalam hak jawab atas pemberitaan media jakarta.suaramerdeka.com dengan judul "Ketua KAI Erman Umar Digugat Sesama Advokat, Masalah Dugaan Rebut Klien" yang dimuat pada Selasa, 21 Juni 2022/22:02.

Dalam berita tersebut, antara lain disebutkan bahwa Erman Umar digugat oleh mantan rekan sesama advokat, Henri Kusuma ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat pada Rabu, 8 Juni 2022 dengan nomor perkara 306/Pdt.G/2022/PN Jkt.Pst.

Henri menggugat Erman Umar sebesar Rp 10 miliar dan uang paksa (dwangsom) senilai Rp 1 juta setiap harinya apabila lalai memenuhi putusan.

Dalam materi gugatan yang disidangkan di PN Jakarta Pusat pada Selasa, 21 Juni 2022, Abdurahman, dari ARJ Law Office yang merupakan penasihat hukum Henri Kusuma dalam kasus ini, menyebut bahwa Erman Umar dan timnya dianggap melakukan penghasutan kepada seorang klien. Akibatnya klien dimaksud mencabut kuasa kepada Henri.

Antara Henri dan Erman Umar dan timnya pernah menangani perkara bersama pada tahun 2021.

Ketika menangani perkara, Erman Umar dan tim dianggap menjerumuskan penggugat dengan menghasut klien, sehingga berdampak pencabutan surat kuasa kepada penggugat oleh klien.

Dalam materi gugatan, dinyatakan bahwa Erman Umar telah menerima uang sejumlah Rp 900 juta dari penggugat.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Siap-siap, PT KAI Bakal Suguhkan Kereta Panoramic

Minggu, 14 Agustus 2022 | 13:16 WIB

Haji Eko, Ksatria Sebenarnya.

Minggu, 14 Agustus 2022 | 08:19 WIB

Wujudkan Parlemen Modern, Mungkinkah?

Minggu, 14 Agustus 2022 | 08:05 WIB
X