Eksekusi Putusan PN Cibinong Soal Hibah Besi Tua Eks PT Freeport Jadi Sorotan

- Kamis, 30 Juni 2022 | 21:59 WIB
Schukry Amien di SPKT Bareskrim Mabes Polri (Istimewa)
Schukry Amien di SPKT Bareskrim Mabes Polri (Istimewa)

JAKARTA- Hibah besi scrap atau besi tua bekas PT Freeport Indonesia menjadi hak Lembaga Masyarakat Adat Suku Komoro (Lemasko) di Timika, Mimika, Papua.

Hal ini berdasarkan putusan Nomor 31/PDT.G/2017/PN.Cbi yang dikeluarkan Pengadilan Negeri (PN) Cibinong Bogor Jawa Barat.

Namun saat eksekusi putusan tersebut jadi sorotan karena dinilai keliru.

Menurut penasihat hukum PT Asdar Wahyu Berkah, Mukhlis Ramlan, seharusnya eksekusi perkara perdata tersebut diserahkan kepada Lemasko, pihak yang berhak atas hibah besi scrap.

Baca Juga: Prambanan Jazz Festival 2022 Datang, Keriaan Kolaborasi Dua Mahakarya Menjelang.

PT Asdar merupakan pihak yang bekerja sama dengan prinsipal dari Lembaga Masyarakat Adat Suku Komoro (Lemasko).

Hibah dipergunakan untuk kemakmuran masyarakat Mimika, Timika, Papua yang meliputi 76 kampung/desa yang masuk ke dalam daerah aliran Sungai Kamora, Aikwa, Minajirwa. 

"Ketua PN Cibinong Kelas I A melalui panitera Ratu Hera mengeluarkan surat eksekusi atas putusan hukum tersebut kepada Edward Yulianus yang bukan sebagai prinsipal dalam perkara ini dan hanya sebagai saksi dalam isi putusan Nomor 31/PDT.G/2017/PN.Cbi," kata Mukhlis Ramlan melalui keterangannya, Kamis (30/6). 

Baca Juga: Luncurkan Logo Baru, IPCC Wujudkan Visi To Be World Class Car Terminal Ecosystem

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Semeru Awas! Hampir 2 Ribu Jiwa Mengungsi

Minggu, 4 Desember 2022 | 18:18 WIB

Prita Kemal Gani Terus Menginspirasi.

Minggu, 4 Desember 2022 | 11:46 WIB

Peneliti Asing Erik Meijaard Dilaporkan Melanggar UU

Sabtu, 3 Desember 2022 | 23:57 WIB

Gempa 6,4 Garut, BNPB Sebut Ada Warga yang Terluka

Sabtu, 3 Desember 2022 | 20:59 WIB
X