Sewindu Merayakan Rindu Ditemani Senja, Lagu dan Candu di Candi Prambanan.

- Jumat, 1 Juli 2022 | 16:44 WIB
Anas Syahrul Alimi dan Bakkar Wibowo diapit Andien, Fariz RM dan Riri Everiday  (Benny Benke )
Anas Syahrul Alimi dan Bakkar Wibowo diapit Andien, Fariz RM dan Riri Everiday (Benny Benke )

YOGYAKARTA, Jakarta.Suaramerdeka.com, - "Yogya terbuat dari rindu, pulang, dan angkringan." Demikian penyair Jokpin mencitrakan kota Yogyakarta yang ngangeni, menyenangkan dan senantiasa meninggalkan kenangan mendalam. Singkatnya, Yogya adalah candu. Dan candu itu semakin tak tertahankan saat dilaraskan dengan senja, lagu dan candi Prambanan.

Demikianlah saat kita hendak menziarahi kembali Prambanan Jazz Festival (PJF) 2022. Ini bukan kali pertama menengok PJF, tapi entah mengapa, kerinduan selalu datang bahkan saat  pesta musik tahunan itu, pergi menghilang.

Apalagi setelah dua tahun lamanya PJF sempat prei secara offline akibat sergapan pandemi, dan hanya diselenggarakan secara virtual. Untungnya, tahun ini, festival musik berskala internasional ini kembali digelar dengan melibatkan banyak penonton. Meski peraturan mengharuskan penonton harus tetap berada di tempat duduk. Layaknya orang pergi kondangan.

Baca Juga: Yenny Wahid vs Muhaimin Iskandar; Terlukalah Sampai Kau Mampus!

Tapi itu tak mengapa, dalam bahasa Fariz RM, sudah diperbolehkan ada penontonnya dalam sebuah konser musik sudah bersyukur sekali. "Bayangkan, selama pandemi pertunjukan musik secara virtual. Ngga ada impact energinya sama sekali. Jadi, Alhamdulillah seneng sudah ada penontonnya, meski sempat canggung setelah dua tahun pandemi," kata mantan penyintas Covid-19 itu di Prambanan Jazz Cafe, Sleman, Yogyakarta, Kamis (30/6/2022) sore.

Menurut Fariz RM tampil live di hadapan penonton musik pengalamannya tidak tergantikan. "Atmosfir pertunjukan musik itu adiktifnya tidak tergantikan," katanya.

Fariz RM (Bb)

Benar yang dikatakan Fariz RM. Atmosfir tak tergantikan itulah yang membuat PJF 2022 dirindukan penikmat musik nasional. Karenanya, festival musik yang digagas Rajawali Indonesia, dan digelar mulai Jumat (1/7/2022), hingga Ahad, 3 Juli 2022 di Pelataran Candi Prambanan Yogyakarta, dinanti penikmat musik. Dan diharapkan kembali menghidupkan keriaan suasana konser musik secara offline atau live, yang dua tahun ke belakang menghilang.

Baca Juga: Che dan Borobudur

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pencapresan KIB Pengaruhi Peta Politik Nasional

Rabu, 7 Desember 2022 | 20:33 WIB

Bank Hana Bantu Korban Gempa Cianjur

Rabu, 7 Desember 2022 | 19:00 WIB
X