Didukung Struktur Politik yang Solid, Puan Layak Maju Nyapres

- Jumat, 15 Juli 2022 | 20:04 WIB
Ketua DPP PDIP Puan Maharani.  (Dok. DPP PDIP)
Ketua DPP PDIP Puan Maharani. (Dok. DPP PDIP)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Dukungan dari struktur politik yang solid, membuat Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Puan Maharani layak maju menjadi calon presiden. Hal itu ditunjukkan dengan fakta bahwa mayoritas pemilih Puan adalah pemilih partai politik, dalam hal ini PDIP.

“Kita lihat dari struktur politik dari Puan Maharani, pemilih terbesar Puan adalah pemilih parpol. Itu sudah confirm. Siapapun yang diusung PDIP, besar kemungkinan kader akan solid,” kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedy Kurnia Syah, Kamis (14/7).

Kesolidan kader itu juga yang membuat PDIP bisa memenangkan pemilu dua kali berturut-turut pada 2014 dan 2019. Di sisi lain, dia melihat ketokohan Puan yang dekat dengan kelompok-kelompok tradisional.

“Hal itu sesuai dengan karakteristik dari PDIP, yang memiliki jargon partainya wong cilik. Kita bisa cek di mana daerah pemilihan Puan berada, di daerah Jawa. Lebih banyak nilai-nilai tradisional,” ujarnya.

Dimana Puan bisa keluar dari dapilnya sebagai anggota parlemen dengan suara terbanyak. Hal itu merupakan sebuah catatan. Lebih lanjut, Puan juga dinilai tak memiliki persoalan dengan adanya dikotomi gender.

“Sebab, banyak daerah-daerah di Indonesia yang ramah terhadap kepemimpinam perempuan. Saya memprediksi, bisa saja kemenangan Joko Widodo (Jokowi) dalam Pilpres 2014 bisa terulang kembali andai Puan jadi diusung PDIP sebagai capres pada 2024 mendatang,” tandasnya.

Misalnya yang terjadi di 2014, siapa yang mengira Prabowo Subianto akan terjungkal. Hampir semuanya tidak mengira dan begitu Jokowi muncul pada saat itu, maka situasinya berubah.

“Artinya, dikotomi yang selama ini mengatakan bahwa elektabilitas rendah dan semacamnya, itu hanya propaganda sebelum masa keterusungan. Begitu masa keterusungan itu sudah dimulai, kemudian PDIP sudah menentukan siapa yang akan diusung maka persoalan elektabilitas akan berubah dengan siginifikan,” tegasnya.

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Semeru Awas! Hampir 2 Ribu Jiwa Mengungsi

Minggu, 4 Desember 2022 | 18:18 WIB

Prita Kemal Gani Terus Menginspirasi.

Minggu, 4 Desember 2022 | 11:46 WIB

Peneliti Asing Erik Meijaard Dilaporkan Melanggar UU

Sabtu, 3 Desember 2022 | 23:57 WIB
X