Berani Usut Dugaan Korupsi Stadion Mandala Krida Yogyakarta, KPK Pimpinan Firli Bahuri Diapresiasi

- Selasa, 26 Juli 2022 | 08:40 WIB
Ketua Pusat Bantuan Hukum  Masyarakat (PBHM) Ralian Jawalsen memberikan keterangan mengenai dugaan korupsi Stadion Mandala Krida Yogyakarta (Dok. PHBM)
Ketua Pusat Bantuan Hukum Masyarakat (PBHM) Ralian Jawalsen memberikan keterangan mengenai dugaan korupsi Stadion Mandala Krida Yogyakarta (Dok. PHBM)

 

JAKARTA- Setelah sekian lama menyelidiki dugaan korupsi pembangunan stadion Mandala Krida di pemerintahan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), akhirnya KPK menetapkan tiga orang tersangka. 

Peristiwa itu disebut jadi kado manis bagi aktivis pemberantasan korupsi setempat sekaligus mematahkan kesan bahwa Pemda DIY steril dari korupsi. 

“Banyak yang menanti kasus ini, karena memang prosesnya (diselidiki) sudah lama, sejak tahun 2020, jauh sebelum OTT mantan Walikota Yogyakarta,” ujar Ketua Pusat Bantuan Hukum  Masyarakat (PBHM) Ralian Jawalsen, Senin (25/7). 

Baca Juga: PP SDI Ingin Bantu Atasi Ketidakadilan tentang Konflik Pertanahan di Indonesia

Menurutnya, pengungkapan korupsi pada proyek APBD tahun anggaran 2016-2017 itu patut diapresiasi.

Selain merugikan keuangan negara sekitar Rp 31,7 miliar, kasus itu juga menandai pertama kalinya KPK mengusut dugaan korupsi di lingkungan Pemda DIY. 

“Jadi daerah istimewa yang selama ini dianggap steril, tidak tersentuh KPK, kena juga. Dan ini baru terjadi di era kepemimpinan Firli,” ungkap Anggota Perlindungan dan Profesi Advokat DPC Peradi RBA Jakarta Timur itu. 

Baca Juga: Staf Ahli Menteri Keuangan Pastikan Rasio Penerimaan Pajak Terhadap PDB Belum Optimal

Halaman:

Editor: Fauzan Jazadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kapolri; Persatuan-Kesatuan adalah Kunci

Minggu, 2 Oktober 2022 | 06:15 WIB

Kominfo Tingkatkan Kemampuan Humas Lewat Jarkom

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 16:36 WIB

Soal Tanam Maju, Ini Penjelasannya

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 12:44 WIB

Jelang Pilpres 2024, Parpol Mulai Tawar Menawar

Jumat, 30 September 2022 | 20:38 WIB
X