Dukungan pada Airlangga Berdampak Positif bagi Harga Diri Partai dan KIB

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 14:31 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah), Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan (kiri) dan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Soeharso Monoarfa (kanan). (Istimewa)
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah), Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan (kiri) dan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Soeharso Monoarfa (kanan). (Istimewa)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Munculnya dukungan kepada Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto untuk maju sebagai calon presiden (capres), dinilai sebagai angin segar bagi Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

"Selain itu, pencapresan Airlangga juga menunjukkan harga diri partai yang tergabung di KIB. Yaitu karena mampu mengusung capres dari internal KIB," kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin di Jakarta, Selasa (9/8).

Menurutnya, KIB perlu sosok capres dengan elektabilitas bagus untuk diusung pada Pilpres 2024. Hal itu tentu menjadi angin segar untuk Airlangga.

"Karena bagaimanapun, KIB perlu sosok capres yang memiliki elektabilitas bagus. Apalagi, elektabilitasnya makin naik," ujarnya.

Sebelumnya, DPD Golkar Kabupaten Malang menggelar audit organisasi, Rapat Pimpinan Daerah dan Rapat Kerja Daerah. Pada kesempatan itu, DPD Golkar Kabupaten Malang meminta Airlangga untuk segera mendeklarasikan diri maju sebagai capres pada Pilpres 2024.

Dukungan juga muncul dari pihak eksternal. Sejumlah komunitas lintas profesi yang menamakan diri Barisan Relawan Airlangga Hartarto (Baralangga). Mereka mendeklarasikan dukungan kepada Airlangga Hartarto sebagai capres.

"Hal itu menjadi peluang bagus bagi Airlangga untuk menjadi capres KIB. Persaingan di KIB harus dilihat dari indikator suara," tandasnya.

Lebih Tinggi
Dimana perolehan Golkar lebih tinggi dibanding Partai Persatuan Pembangunan dan Partai Amanat Nasional dalam Pemilu 2019. Baik jumlah suara maupun jumlah kursi di DPR.

"Artinya, dalam konteks kalkulasi dan rasionalisasi politik maka capres Golkar bisa Airlangga. Selain itu, pencapresan Airlangga juga menunjukkan harga diri partai yang tergabung di KIB, karena mampu mengusung capres dari internal KIB," tegasnya.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Semeru Awas! Hampir 2 Ribu Jiwa Mengungsi

Minggu, 4 Desember 2022 | 18:18 WIB

Prita Kemal Gani Terus Menginspirasi.

Minggu, 4 Desember 2022 | 11:46 WIB

Peneliti Asing Erik Meijaard Dilaporkan Melanggar UU

Sabtu, 3 Desember 2022 | 23:57 WIB

Gempa 6,4 Garut, BNPB Sebut Ada Warga yang Terluka

Sabtu, 3 Desember 2022 | 20:59 WIB
X