Pansus BLBI DPD RI akan Kembali Panggil Anthony Salim

- Rabu, 10 Agustus 2022 | 23:40 WIB
Ketua Pansus BLBI DPD RI Bustami Zainudin (tengah) dalam rapat pendalaman materi. (Bagian Pemberitaan dan Media DPD RI)
Ketua Pansus BLBI DPD RI Bustami Zainudin (tengah) dalam rapat pendalaman materi. (Bagian Pemberitaan dan Media DPD RI)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Panitia Khusus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia Dewan Perwakilan Daerah (Pansus BLBI DPD) RI kembali akan memanggil CEO Salim Group Anthony Salim. Sediamya, yang bersangkutan akan dimintai penjelasan secara transparan soal BLBI yang diterima Bank Central Asia (BCA).

"Pertama, kami sudah memanggil penerima paling besar dari BCA, saudara Anthony Salim. Kita panggil dua kali, tapi tidak hadir," kata Ketua Pansus BLBI DPD RI Bustami Zainudin di Jakarta, Rabu (10/8).

Menurutnya, Pansus akan memanggil untuk yang ketiga kalinya pada 18 Agustus mendatang. Dia mengatakan, Anthony Salim telah dua kali tidak hadir tanpa alasan.

"Kami tidak ingin lembaga DPD dilecehkan oleh saudara Anthony Salim yang sudah dipanggil dua kali namun tidak hadir. Ini merupakan panggilan ketiga kalinya untuk pemegang saham BCA itu," ujarnya.

Adapun Pansus menggelar rapat pendalaman materi dengan mengundang Fadel Muhammad dan Anthony Salim. Rapat dihadiri oleh Bustami dan Wakil Ketua Pansus BLBI DPD RI Sukiryanto serta Darmansyah Husein.

Dalam kesempatan tersebut, hadir Fadel Muhammad di sesi pagi (10.00 WIB – 12.00 WIB). Sedangkan Anthony Salim yang diundang untuk sesi siang, tidak hadir dengan alasan sedang di luar negeri.

"Jika tanggal 18 Agustus mendatang dipanggil kembali tidak hadir, maka ada rasa kebersinggungan sebagai lembaga perwakilan daerah. Dimana telah diberi mandat oleh UUD 1945," tandasnya.

Rekomendasi
Bustami menegaskan, pemanggilan beberapa obligor BLBI berdasarkan rekomendasi BPK RI. Bahkan Pansus sudah melakukan rapat dengan lembaga audit negara tersebut.

“Sekali lagi, kami sudah mengundang beberapa obligor yang direkomendasikan oleh BPK. Hal itu yang kami lakukam dalam waktu dua bulan ini, untuk memberikan rekomendasi kepada negara," tegasnya.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Peta Koalisi Masih akan Berubah

Senin, 26 September 2022 | 20:38 WIB

Diperhitungkan Prabowo, Ridwan Kamil Tak Mau Ge-er

Senin, 26 September 2022 | 16:52 WIB

Kelompok Buruh Samarinda Dukung Firli Maju Pilpres

Senin, 26 September 2022 | 16:38 WIB

Ketua Dewan LVRI:Pancasila,Kunci Persatuan

Senin, 26 September 2022 | 16:28 WIB

Riko Dapat Perhatian Media Ceko. Kudela: Dia Hebat!

Senin, 26 September 2022 | 11:05 WIB
X