Dorong Percepatan Pembangunan Infrastruktur, Menko Luhut Ajak Masyarakat Merawat dan Mengelola Laut

- Sabtu, 13 Agustus 2022 | 11:09 WIB
Menko Luhut saat pembukaan Kejurnas Atletik 2022 (Dok: Instagram @luhut.pandjaitan)
Menko Luhut saat pembukaan Kejurnas Atletik 2022 (Dok: Instagram @luhut.pandjaitan)

Ia pun mendorong agar di Piaynemo dapat disediakan objek wisata menyelam, mengingat lokasinya populer, airnya jernih, dan ada banyak ikan. Para Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) juga harus menjaga kualitas produknya, agar wisatawan yang datang puas.

Setelah mengunjungi Piaynemo, Menko Luhut menyempatkan untuk singgah di Desa Wisata Arborek. Sama halnya dengan Piaynemo, Arborek juga sering memenangkan lomba desa wisata di Indonesia karena mempraktikkan kearifan lokal dalam mengelola sumber daya alam. Bukan hanya bawah lautnya yang indah, di sana juga terdapat pusat UMKM yang memproduksi kerajinan-kerajinan tangan.

Baca Juga: Puan Dinilai Capres yang Kuat

Pengawasan kawasan dinilai akan lebih efektif jika dikelola oleh masyarakat lokal karena mereka paham wilayah.

"Kalau bisa disediakan alat selam dan dilengkapi amenitasnya buat pengunjung yang datang. Jadi mereka bukan hanya singgah sebentar di sini untuk menikmati Pulau Arborek," tutur Menko Luhut.

Sebagai Desa Wisata yang memiliki lebih dari 200 penduduk, Menko Luhut ingin para guru dan murid di sana terdidik. Ia mengajak dua guru dan satu murid terbaik untuk diberangkatkan ke Jakarta dan menambah ilmu.

Baca Juga: Kepada Komnas HAM, Ferdy Sambo Akui Telah Merekayasa Tembak-menembak Antara Brigadir Yoshua dan Bharada E

Lebih lanjut Menko Luhut beserta jajaran mengakhiri kunjungan ke salah satu destinasi snorkeling dan diving terbaik di Raja Ampat, yaitu Pulau Sauwandarek. Di titik tersebut terdapat terumbu karang, ikan-ikan, dan penginapan.

Sebagai informasi, pada malam sebelumnya, Menko Luhut menerima paparan progres pembangunan infrastruktur dari Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati. Selain menjelaskan tentang rencana pengembangan destinasi geopark kepulauan, ia menyampaikan bahwa Raja Ampat juga akan melakukan beberapa pembangunan infrastruktur lainnya.

Misalnya, pembangunan jnfrastruktur jalan kabupaten, penambahan terminal penumpang di Bandara Marinda Waisai, percepatan pembangunan Bandara Misool, pendirian bandara seaplane untuk memudahkan konektivitas antarpulau, dan rencana pengembangan dermaga pelabuhan laut Pulau Fani sebagai salah satu pulau terluar di Indonesia. Selain itu, ada Pantai Waisai Torang Cinta (WTC) yang akan ditata. Kawasan ini bakal menjadi miniatur pembangunan infrastruktur biru (blue infrastructure) terintegrasi di Raja Ampat.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Sumber: Pers Rilis

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mahasiswa Apoteker dan UTA '45 Serukan Boikot PN UKAI

Kamis, 1 Desember 2022 | 22:05 WIB

Data Berbasis Desa Penting untuk Pembangunan Daerah

Kamis, 1 Desember 2022 | 19:16 WIB

KLHK Raih Peringkat Pertama SDGs Action Awards 2022

Kamis, 1 Desember 2022 | 16:36 WIB
X