Bharada Eliezer Dua Jam Diperiksa Komnas HAM: Kondisi Sehat dan Jawaban Lancar

- Senin, 15 Agustus 2022 | 21:25 WIB
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) rampung melakukan pemeriksaan ulang terhadap Bharada Richard Eliezer alias Bharada E terkait kasus pembunuhan Brigadir J di Rutan Bareskrim Polri selama dua jam, Senin (15/8) (Screenshoot instagram/@pikiranrakyat)
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) rampung melakukan pemeriksaan ulang terhadap Bharada Richard Eliezer alias Bharada E terkait kasus pembunuhan Brigadir J di Rutan Bareskrim Polri selama dua jam, Senin (15/8) (Screenshoot instagram/@pikiranrakyat)

JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com-
Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara mengatakan kondisi Bharada E terpantau dalam keadaan baik.

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) rampung melakukan pemeriksaan ulang terhadap Bharada Richard Eliezer alias Bharada E terkait kasus pembunuhan Brigadir J di Rutan Bareskrim Polri selama dua jam, Senin (15/8).

Bharada E juga lancar menjawab pertanyaan yang diajukan Komnas HAM terkait kasus yang didalangi oleh mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

"Selama kurang lebih 1 jam kami meminta keterangan terkait dengan TKP (di Duren Tiga), terus kemudian keterangan terhadap Bharada E sekitar dua jam, kurang lebih," kata Beka di Kantor Komnas HAM di Jakarta Pusat, Senin (15/8).

Baca Juga: Enam Alasan Perlunya Mengungkap Motif Sambo

Pemeriksaan ulang dilakukan Komnas HAM usai Bharada E mengubah keterangan terkait kasus pembunuhan Brigadir J. Terbaru, Bharada E mengakui telah menembak Brigadir J karena mendapat instruksi dari Sambo.

Komnas HAM bersama Bharada E memberikan keterangan terkait dengan TKP (di Duren Tiga) rumah Ferdi Sambo

"Kondisi Bharada E sehat, terus kemudian sangat baik dan mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan Komnas HAM dengan lancar," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Komisioner Komnas HAM Choirul Anam menambahkan, agenda pemeriksaan ulang terhadap Bharada E dilakukan dengan menyandingkan keterangan tersangka terhadap bukti-bukti yang diperoleh Komnas HAM, seperti foto, dokumen, dan percakapan.

Halaman:

Editor: Arief Sinaga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

HT Pimpin Konsolidasi & Bimtek Partai Perindo

Jumat, 9 Desember 2022 | 10:46 WIB

Pengesahan RKUHP Meresahkan Kalangan Pers

Jumat, 9 Desember 2022 | 10:22 WIB

KUHP Tidak Berlaku untuk Kegiatan Kemerdekaan Pers

Jumat, 9 Desember 2022 | 09:37 WIB
X