Pembatasan BBM Bersubsidi Dinilai Lebih Baik

- Rabu, 24 Agustus 2022 | 16:49 WIB
Pengamat kebijakan publik Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah. (Saktia Andri Susilo)
Pengamat kebijakan publik Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah. (Saktia Andri Susilo)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Pemerintah dinilai seharusnya memilih opsi pembatasan, ketimbang menaikan harga BBM bersubsidi. Hal itu terkait sejumlah opsi yang disiapkan pemerintah terkait dengan kebijakan BBM bersubsidi.

"Pilihan pemerintah seharusnya pada pembatasan saja, tidak menaikkan. Karena kalau menaikkan," kata pengamat kebijakan publik Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah, Rabu (24/8).

Menurutnya, kenaikan harga BBM bersubsidi akan berdampak pada inflasi. Dimana saat ini inflasi saat ini sudah 4,9 persen.

"Kalau pemerintah mengeluarkan kebijakan menaikkan harga BBM bersubsidi, maka inflasi bisa jadi 8 persen," ujarnya. Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, akan segera melaporkan skema alternatif harga BBM ke Presiden Joko Widodo.

Pertama, pemerintah menaikkan subsidi sampai mendekati Rp 700 triliun. Namun dengan risiko semakin membebani fiskal.

"Kedua, pengendalian volume konsumsi BBM bersubsi jenis Pertalite dan Solar. Yakni dengan menentukan kategori yang berhak mengkonsumsi BBM bersubsidi. Ketiga, menaikkan harga BBM bersubsidi," tandasnya.

Kenaikan
Hal itu didasari atas sejumlah pertimbangan, terutama soal inflasi. Namun menurut Trubus, kebijakan pemerintah dalam penaikan tarif ojek daring atau ojol hingga 30 persen pada akhir bulan ini, turut menyebabkan kenaikan inflasi.

Kebijakan itu tertuang dalam Keputusan Menteri (KM) Perhubungan Nomor KP 564 Tahun 2022 Tentang Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor.

Alokasi volume subsidi BBM jenis Pertalite dan Solar, diperkirakan habis pada Oktober 2022. Sehingga akan membengkak sampai 29 juta kiloliter hingga akhir tahun.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Jalan Tol Akses Patimban Ditargetkan Rampung 2024

Jumat, 27 Januari 2023 | 12:46 WIB

LMK Pelari Nusantara Beri Tali Asih Haji Ukat.

Jumat, 27 Januari 2023 | 09:55 WIB
X