Angkat Perekonomian Masyarakat di Perbatasan, Baznas Bersinergi dengan BNPP dan TNI

- Jumat, 26 Agustus 2022 | 23:14 WIB
Ketua Baznas RI Noor Achmad, Mendagri Tito Karnavian, Menkopolhukam Mahfud Md dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa  berfoto bersama usai acara MoU peningkatan kesejahteraan masyarakat di perbatasan negara (Dok. Humas Baznas)
Ketua Baznas RI Noor Achmad, Mendagri Tito Karnavian, Menkopolhukam Mahfud Md dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa berfoto bersama usai acara MoU peningkatan kesejahteraan masyarakat di perbatasan negara (Dok. Humas Baznas)

JAKARTA- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersinergi dengan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam mengangkat perekonomian masyarakat yang tinggal di perbatasan negara, dengan menggulirkan berbagai program pemberdayaan berbasis ekonomi.

Sinergi dilakukan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU), tentang "Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat di Kawasan Perbatasan untuk Mendukung Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia", dengan dihadiri Ketua Baznas RI, Prof Dr KH Noor Achmad MA; Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD; Menteri Dalam Negeri selaku Kepala BNPP, H Muhammad Tito Karnavian; dan Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis (25/8/2022).

"Baznas memiliki komitmen kuat bersama BNPP dan TNI dalam membantu pengentasan kemiskinan di daerah perbatasan. Program pengentasan kemiskinan merupakan salah satu agenda prioritas pemerintah, termasuk masyarakat yang di daerah perbatasan. Maka kami bertekad terus memberikan pelayanan terbaik kepada saudara-saudara kita di perbatasan, termasuk daerah lain," kata Noor Achmad.

Baca Juga: Pemerintah Harus Cari Solusi Ketimbang Naikkan Harga BBM

Noor Achmad menambahkan, berbagai program berbasis ekonomi akan digulirkan Baznas di perbatasan negara, termasuk daerah 3T, yakni daerah terdepan, terpencil, dan tertinggal.

Di antaranya meliputi pembangunan ekosistem ekonomi terpadu terdiri atas pemberdayaan ekonomi pedesaan dan UMKM; pembangunan ekosistem kesehatan terpadu terdiri atas layanan kesehatan kuratif dan promotif kesehatan, program pendidikan masyarakat perbatasan dan program beasiswa perbatasan; penyediaan rumah layak huni dan sumber air; dan sinergi menjadikan 1.000 orang muzaki baru di kecamatan kawasan perbatasan negara dengan kemiskinan ekstrem; dan program lainnya.

"Daerah perbatasan atau 3T yakni daerah terdepan, terpencil, dan tertinggal jadi perhatian besar Baznnas dalam menyejahterakan masyarakat di sana. Semoga upaya Baznas dalam mendukung peran Pemerintah mengentaskan kemiskinan dapat terus dipermudah dan diberi kelancaran selalu," kata Noor.

Baca Juga: Film Mumun Siap Nostalgia

Sebelumnya, Baznas telah aktif membantu masyarakat di perbatasan melalui program pemberdayaan ekonomi. Salah satunya melalui Zakat Community Development (ZCD), yang merupakan program pemberdayaan Baznas melalui komunitas dan desa dengan mengintegrasikan aspek dakwah, ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan kemanusiaan secara komprehensif yang sumber pendanaannya dari zakat, infak, sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Nikmati Keindahan Pacitan Bersama DAMRI

Jumat, 3 Februari 2023 | 13:50 WIB

Ikrar Petani MSP Tolak Impor Beras oleh Pemerintah

Jumat, 3 Februari 2023 | 11:17 WIB
X