Progres Signifikan, Pembangunan PLTA Kayan Sesuai Jadwal

- Senin, 29 Agustus 2022 | 07:32 WIB
PLTA Kayan dikatakan akan menjadi PLTA terbesar se-Asia Tenggara (Dok: PT KHE)
PLTA Kayan dikatakan akan menjadi PLTA terbesar se-Asia Tenggara (Dok: PT KHE)

TANJUNG SELOR, suaramerdeka-jakarta.com - Hingga saat ini, pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kayan yang digarap PT Kayan Hydro Energy (KHE) yang akan menjadi PLTA terbesar se-Asia Tenggara berjalan sesuai jadwal dan lancar. Seperti yang diungkapkan Direktur Operasional PT KHE Khaeroni, dalam waktu dekat proses pengerjaan kini tengah menuju perluasan seperti pembangunan jalan.

PLTA ini nantinya memiliki sumber daya listrik yang terintegrasi dan menjadi sumber listrik utama Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi Kalimantan Utara. Adapun PT Indonesia Strategis Industri (ISI) merupakan pengelola kawasan industri dan PT Pelabuhan Internasional Indonesia (PII) yang merupakan pengembang Pelabuhan internasional untuk mensupport kawasan industri.

Dengan nilai investasi mencapai lebih dari 17 miliar dolar AS, selain dari internal, PT KHE juga menggandeng rekanan asing. Banyak disebut, rekanan asing yang masuk adalah Sumitomo dari Jepang. Khaeroni sendiri membenarkan soal masuknya Sumitomo sebagai rekanan PLTA Kayan namun enggan merinci detail. “Betul Sumitomo menjadi partner tapi detailnya akan saya jelaskan di lain kesempatan,” jelasnya Sabtu, 27 Agustus di Hotel Luminor Tanjung Selor, Kalimantan Utara.

Baca Juga: Naik Pesawat Udara Tak Lagi Pakai PCR dan Antigen

Saat ini, menurut Khaeroni, pihaknya tengah mengerjakan pembangunan infrastruktur berupa pembangunan jalan dari jalan PU (Kementerian Pekerjaan Umum) terdekat menuju titik bendungan Kayan 1 yang jaraknya kurang lebih 12 km. "Selama 11 tahun PT KHE tidak pernah berhenti bekerja. Semua proses kita jalani. Mulai dari survey lokasi, desain hingga mengurus perijinan yang jumlah mencapai puluhan izin. Bila ditanya berapa persen, sampai saat ini progres pembangunan jalan ini sudah sekitar 30 persen," jelasnya.

PLTA Kayan Cascade yang dibangun oleh PT KHE memanfaatkan area sepanjang sungai Kayan dan terdiri atas 5 bendungan dengan 5-6 unit turbin pembangkit tiap bendungannya. Tahap pertama PLTA Kayan Cascade berkapasitas 900 Megawatt (MW), tahap kedua 1.200 MW, tahap ketiga dan keempat masing-masing 1.800 MW, dan tahap kelima 3.300 MW.

Karena pembangunan PLTA ini memiliki prospek yang bagus, dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi warga sekitar lokasi, warga Tanjung Selor maupun masyarakat Kalimantan Utara secara umum, banyak pihak yang memberikan dukungan. "Secara umum dukungan warga sekitar untuk pembangunan bendungan Kayan cukup bagus, juga dari pemerintah daerah dan pusat,” kata pria yang biasa dipanggil Rony ini.

Baca Juga: Lakukan Transformasi Digital Untuk Indonesia Maju

Dalam pengerjaan proyek ini KHE sengaja melibatkan kontraktor dan tenaga kerja lokal. Pemberdayaan kontraktor dan tenaga kerja lokal ini bukan tanpa alasan. Hal ini dilakukan agar masyarakat sekitar merasakan juga manfaat proyek ini.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Sumber: Pers Rilis

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemerintah Ajukan Kasasi Kasus KSP Indosurya

Minggu, 29 Januari 2023 | 18:28 WIB

Pos Indonesia Bantu Program ATM Beras

Sabtu, 28 Januari 2023 | 22:30 WIB
X