Hasil Tes Covid-19 Dihapus, Tapi Penumpang KA Wajib Sudah Di-vaksin Dosis Ketiga

- Senin, 29 Agustus 2022 | 13:46 WIB
Aktivitas penumpang di Stasiun KA Bandung
Aktivitas penumpang di Stasiun KA Bandung

BANDUNG, jakarta.suaramerdeka.com - Menyusul aturan baru perjalanan kereta api, hanya mereka yang sudah mendapatkan vaksin booster Covid-19 saja yang bisa mengakses tiketnya terutama untuk KA jarak jauh.

Syarat lainnya yang selama ini terkesan wajib berupa keterangan negatif atas hasil tes baik RT-PCR maupun rapid tes antigen tak lagi diberlakukan.

Menurut Jubir PT KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, kebijakan tersebut mulai mengikat per Selasa (30/8/2022). Kebijakan tersebut juga menggunakan rentang usia guna memudahkan pengaturan perjalanan.

"Pelanggan KA jarak jauh dengan usia 18 tahun ke atas wajib telah melakukan vaksinasi ketiga, booster. Sedangkan pelanggan usia 6-17 wajib telah melakukan vaksinasi kedua," katanya dalam keterangannya, Senin (29/8/2022).

Baca Juga: Daop 2: Ada Masa Transisi Tiga Hari Dalam Aturan Perjalanan Terbaru Naik KA

Karena itu merujuk pada aturan main Kemenhub, ketentuan pelanggan yang belum vaksin booster masih diperbolehkan melengkapinya dengan hasil negatif RT-PCR, tak lagi berlaku.

"Jadi mulai 30 Agustus pelanggan yang tidak dapat menunjukkan bukti vaksinasi tersebut tidak akan diperkenankan menggunakan jasa layanan KA jarak jauh," tegasnya.

Dengan kondisi tersebut, pihaknya pun mengingatkan kepada pelanggan untuk dapat segera melakukan vaksin booster mau pun vaksin kedua bagi pelanggan usia 6-17 tahun.

Baca Juga: Mengisi Sensasi pada Jeda di Pemberhentian KA Bernama Cipeundeuy

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Semeru Awas! Hampir 2 Ribu Jiwa Mengungsi

Minggu, 4 Desember 2022 | 18:18 WIB

Prita Kemal Gani Terus Menginspirasi.

Minggu, 4 Desember 2022 | 11:46 WIB

Peneliti Asing Erik Meijaard Dilaporkan Melanggar UU

Sabtu, 3 Desember 2022 | 23:57 WIB

Gempa 6,4 Garut, BNPB Sebut Ada Warga yang Terluka

Sabtu, 3 Desember 2022 | 20:59 WIB
X