Laksamana Sukardi Datang, Pancasalah Menjelang

- Rabu, 31 Agustus 2022 | 10:13 WIB
Pancasalah dirilis secara resmi di Bimasena Club, The Dharmawangsa, Jakarta.  (Bb)
Pancasalah dirilis secara resmi di Bimasena Club, The Dharmawangsa, Jakarta. (Bb)

JAKARTA, Jakarta.Suaramerdeka.com,- Selalu ada yang baru dan kritis dari pemikiran berani Laksamana Sukardi. Yang terkini, di bawah bendera penerbit Oetesan Indonesia, kumpulan essai terkininya berjudul "Pancasalah" dirilis secara resmi di Bimasena Club, The Dharmawangsa, Jakarta. 

Dengan menghadirkan Dahlan Iskan, dan Yudi Latif sebagai pembicara utama, dan dipandu oleh seniman, cum budayawan Eros Djarot. Serta dihadiri sejumlah penggiat demokrasi seperti Said Didu, Prof Dr Komaruddin Hidayat, Hamid Awaluddin, dan beberapa nama lainnya.

Baca Juga: Ferdy Sambo dan Kekuasaan.

Buku "Pancasalah" yang ringkas, dan langsung menukik pada persoalan inti di Indonesia itu, sebagaimana dikatakan Laksamana Sukardi, sengaja dibuat dengan melaraskan kemampuan membaca dan berpikir orang Indonesia kebanyakan. 

"Buku ini saya buat dengan sangat tipis, karena orang Indonesia mempunyai short intention disorder syndrome. Tapi isinya samgat relevan dan intisari dengan perkembangan Indonesia saat ini. Kalau kita lihat tahun 1970 banyak negara miskin di Asia, termasuk Tiongkok, Taiwan, Hong Kong masih sebagai negara miskin, kemudian tahun 80 bersama Indonesia dijuluki Macan Kecil. Waktu Tiongkok masih miskin, warganya masih banyak yang naturalisasi ke Indonesia yang kita tolak-tolak. Tapi 98 kita krisis, kita anjlok, sementara Tiongkok,Taiwan, Korea terbang. Kita tidak naik kelas," kata Laksama Sukardi membuka uraiannya, Selasa (30/8/2022) petang.

Baca Juga: Ferdy Sambo dan Wajah Kepolisian Kita

Mantan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara pada Kabinet Gotong Royong itu, kemudian melanjutkan paparannya. Indonesia, ceritanya, merupakan negara yang memiliki kekayaan alam luar biasa. Kaya sumber daya alam, tanahnya subur, potensi ekonomi  lautnya besar dan cuaca sangat menunjang.

Tetapi apa yang terjadi? Ternyata Indonesia jauh tertinggal dibanding beberapa negara yang memiliki sumberdaya alam tidak seberapa, seperti Korea, Jepang, Cina, bahwa dengan Taiwan, Singapura, Thailand dan Vietnam!

BohoBaca Juga: Bohong

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Semeru Awas! Hampir 2 Ribu Jiwa Mengungsi

Minggu, 4 Desember 2022 | 18:18 WIB

Prita Kemal Gani Terus Menginspirasi.

Minggu, 4 Desember 2022 | 11:46 WIB

Peneliti Asing Erik Meijaard Dilaporkan Melanggar UU

Sabtu, 3 Desember 2022 | 23:57 WIB
X