Ada Aroma Mobilisasi Portal Padi Padi Picnic

- Rabu, 7 September 2022 | 11:42 WIB
Padi Padi Picnic (Istimewa )
Padi Padi Picnic (Istimewa )

TANGERANG, Jakarta.Suaramerdeka.com, – Dalam kasus perusakan portal dan papan peringatan yang dipasang petugas Kecamatan Pakuhaji di jalan masuk restoran Padi Padi Picnic, Desa Kramat Kecamatan Pakuhaji Kabupaten Tangerang, Praktisi Hukum Siprianus Edi Hardum mencium aroma mobilisasi. 

Ada penggiringan opini pada tersangka yang telah ditetapkan Polres Metro Tangerang Kota agar bisa lolos dari jeratan hukum. Diantaranya, mengkaitkan salah satu tersangka yang konon berprofesi sebagai petani. Padahal, itu salah kaprah. 

Baca Juga: Ferdy Sambo dan Wajah Kepolisian Kita

“Semua warga negara yang sudah berumur dewasa, 18 tahun ke atas, itu sudah dianggap melek hukum. Entah dia petani, entah dia profesor, entah dia DPR, sama di mata hukum,” tegas Edi Hardum, Rabu (7/9/2022). 

“Lagian salah siapa petani diajak merusak portal yang ada di restoran Padi Padi Picnic?” sambungnya.  

Baca Juga: Ferdy Sambo dan Kekuasaan.

Alumnus S2 Ilmu Hukum UGM Yogyakarta ini menduga pelaku perusakan portal di Restoran Padi Padi yang telah ditetapkan sebagai tersangka dikendalikan oleh orang lain.

“Pakai logika, tidak mungkin dong sekonyong-konyong petani begitu (merusak). Ada hubungan kerja enggak itu? Tidak mungkin kan? Pasti ada yang mengajak atau menyuruh merusak,” tandas Edi. 

Baca Juga: Bohong

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bank Muamalat dan BMM Gelar Muamalat Berbagi

Senin, 6 Februari 2023 | 15:17 WIB
X