Tahap Awal, Vaksin Indovac Siap Diproduksi Hingga 20 Juta Dosis

- Rabu, 7 September 2022 | 15:40 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

+ Tengah Jalani Uji Sebagai Booster

BANDUNG, jakarta.suaramerdeka.com - Dirut Bio Farma, Honesti Basyir mengungkapkan bahwa begitu mendapat izin penggunaan darurat, pihaknya siap memproduksi vaksin Indovac sebanyak 20 juta dosis pada tahap awal.

Meski belum bisa dipastikan, dia menyebut emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) terhadap vaksin yang namanya berasal dari Presiden Jokowi itu dijadwalkan rilis pada pertengahan September 2022.

"Dengan demikian, IndoVac bisa digunakan untuk vaksinasi individu berusia 18 tahun ke atas secara massal," katanya dalam keterangannya, Rabu (7/9/2022).

Dosis sebanyak itu, jelas Honesti, bisa dikejar untuk pemenuhan kebutuhan hingga akhir tahun ini. Pasalnya, BUMN farmasi menargetkan produksi dua kali lipat hingga 40 juta dosis pada 2023. Bahkan, pada 2024, bisa digenjot hingga 100 juta merujuk pada kebutuhan.

Baca Juga: Hasil Tes Covid-19 Dihapus, Tapi Penumpang KA Wajib Sudah Di-vaksin Dosis Ketiga

Bersamaan dengan itu, secara paralel, Bio Farma juga sudah memulai uji klinis untuk vaksin lanjutan (booster) sejak 1 September lalu. Persetujuan Pelaksanaan Uji Klinis) dari BPOM untuk uji klinis vaksin IndoVac booster tersebut sudah dikantongi. Nantinya, tes itu mencakup pula untuk uji klinis pada anak-anak.

Uji klinis vaksin booster sendiri digelar di RSUP Dr. Hasan Sadikin (Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bandung) dan Rumah Sakit Prof IGNG Ngoerah l, Bali (Departemen Ilmu Kesehatan Anak Universitas Udayana).

Subjek uji klinis IndoVac untuk vaksinasi booster itu melibatkan 900 orang usia 18 tahun ke atas. Uji klinis bertujuan untuk membuktikan bahwa vaksin IndoVac aman, dan dapat meningkatkan kadar antibodi yang bermanfaat untuk melawan virus Covid-19 serta memiliki efikasi yang baik dalam melindungi subjek dari sakit berat dan kematian.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Semeru Awas! Hampir 2 Ribu Jiwa Mengungsi

Minggu, 4 Desember 2022 | 18:18 WIB

Prita Kemal Gani Terus Menginspirasi.

Minggu, 4 Desember 2022 | 11:46 WIB

Peneliti Asing Erik Meijaard Dilaporkan Melanggar UU

Sabtu, 3 Desember 2022 | 23:57 WIB

Gempa 6,4 Garut, BNPB Sebut Ada Warga yang Terluka

Sabtu, 3 Desember 2022 | 20:59 WIB
X