Tahap Awal, Vaksin Indovac Siap Diproduksi Hingga 20 Juta Dosis

- Rabu, 7 September 2022 | 15:40 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Baca Juga: Vaksin Merah Putih Oleh Presiden Jokowi Resmi Diberi Nama Inavac

Platform vaksin Covid-19, IndoVac adalah protein rekombinan sub-unit berbasis ragi (yeast based) yang telah dilakukan sejak November 2021. Saat ini, vaksin IndoVac sudah merampungkan uji klinis fase 1 dan 2. Efikasinya diklaim dapat diandalkan karena laporannya tengah disusun.

Sejak Juli 2022, ditegaskan Bio Farma secara intensif berkomunikasi dengan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) untuk pemenuhan data-data pendukung sehingga izin penggunaan darurat Emergency Use Authorization (EUA)

Pada saat yang sama, Bio Farma juga mengajukan sertifikasi kehalalan IndoVac sudah melalui audit aspek kehalalan dari Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI).

Baca Juga: Cus! Sudah 432 Juta Dosis Vaksin Covid-19 yang Disuntikan, Untuk Vaksin Covid-19 Indonesia Masih Uji Klinis

Honesti Basyir menjelaskan vaksin IndoVac dikembangkan dan diproduksi dari hulu ke hilirnya oleh Bio Farma. Tingkat komponen dalam negeri (TKDN) vaksin tersebut berdasarkan self-assessment kurang lebih 80 persen.

"Dengan TKDN sebesar itu, kita berharap dapat mengurangi ketergantungan pada vaksin impor. Hal ini juga akan berdampak positif dalam penghematan devisa negara. Lebih dari itu, ini menjadi langkah menuju kemandirian sektor kesehatan," kata Honesti Basyir.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ramalan Cuaca Jabodetabek pada Jumat, 3 Februari 2023

Kamis, 2 Februari 2023 | 16:43 WIB
X