Anugerah Penyiaran Jabar 2022 Jadi Ajang Momentum Bangkit Selepas Pandemi

- Rabu, 7 September 2022 | 21:00 WIB

BANDUNG, jakarta.suaramerdeka.com - Penyelenggaraan Anugerah Penyiaran KPID Jawa Barat 2022 diharapkan bisa ambil bagian dalam momentum kebangkitan lembaga penyiaran pasca pandemi Covid-19.

Hajatan insan penyiaran di provinsi tetangga Jateng itu rencananya bergulir di Kabupaten Bekasi pada 2 November 2022. Tanggal pelaksanaan merujuk pada tenggat kebijakan penghentian siaran TV analog (analog switch off).

"Kita berharap ini menjadi momentum kebangkitan lembaga penyiaran yang di tahun-tahun terakhir ini terseok-seok karena pandemi Covid-19, karena dari data, pendapatan televisi dan radio itu turun hingga 80 persen," kata Ketua KPID Jabar, Adyana Slamet dalam keterangan secara daring, Rabu (6/9/2022).

Menurut dia, ada sekitar 437 lembaga penyiaran yang berada di wilayahnya. Pihaknya berharap apresiasi itu bisa dioptimalkan dengan produk-produk berkualitas dari ratusan lembaga penyiaran tersebut. Pasalnya, konten-konten tersebut bisa pula jadi kunci kebangkitan.

Baca Juga: Pemerintah dan Lembaga Penyiaran Berkomitmen Laksanakan ASO

Hal ini pun sejalan dengan harapan Pemprov Jabar. Menurut Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Jabar, Faiz Rahman, kebangkitan itu di antaranya bisa didorong oleh sektor kreatif.

Untuk itu, diperlukan terobosan dan kolaborasi. "Karena ini nantinya akan memacu pula tumbuhnya ekosistem industri kreatif, seiring dengan tumbuh berkembangnya dunia penyiaran," katanya.

Dalam helatan tersebut, APJB 2022 bakal memberikan 24 kategori penghargaan. Penghargaan ini diberikan kepada lembaga dan insan penyiaran serta masyarakat umum yang mempunyai atensi terhadap dunia penyiaran.

Baca Juga: Harsiarnas 2022, Menkominfo Minta Lembaga Penyiaran Pastikan Ketersediaan Set Top Box

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Adaptasi Kebiasaan Baru Dunia Digital

Rabu, 8 Februari 2023 | 21:43 WIB
X