Harga BBM Naik, Pakai Angkot di "Kota Kembang" Tambah Seribu Perak dari Tarif Lama

- Kamis, 8 September 2022 | 12:48 WIB

BANDUNG, jakarta.suaramerdeka.com - Menyusul kenaikan harga BBM, tarif angkutan kota di Kota Bandung diputuskan naik Rp 1.000. Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Dadang Darmawan, kenaikan tersebut berlaku untuk seluruh trayek angkutan umum di wilayahnya.

“Disepakati kenaikan angkutan kota di Bandung naik seribu rupiah dari tarif lama. Ini berdasarkan hasil perhitungan bersama dari komponen kenaikan BBM dari suku cadang dan juga personel,” katanya awal pekan ini.

Sebelumnya, Dishub Kota Bandung menggelar rapat koordinasi terkait penyesuaian tarif angkutan umum terhadap kenaikan BBM.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri di antaranya oleh Satlantas Polrestabes Bandung, DPC Organda Kota Bandung, BLUD UPTD Angkutan, Perum Damri Cabang Bandung, Kobanter Baru, Kobutri, Kopamas, SPTI Kota Bandung.

TarifBaca Juga: Pemberlakuan Tarif Baru OJOL Diundur Untuk Tambahan Waktu Sosialisasi

Dadang juga menjelaskan bahwa tarif angkutan umum di Kota Bandung dihitung datar atau jauh dekat sama.

“Jarak terpendek itu rute Mengger - Abdul Muis, yang asalnya Rp2.900 naik menjadi Rp3.900. Sedangkan rute terpanjang trayek Margahayu - Ledeng, awalnya Rp4.500 kini jadi Rp5.500,” katanya mencontohkan.

Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa tarif angkutan umum di Kota Bandung terakhir diperbarui pada 2016.

Baca Juga: Pasca Harga BBM Naik, Pemda Mesti Aktif Intervensi Potensi Kenaikan Inflasi: Bergerak Seperti Saat Covid-19

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Semeru Awas! Hampir 2 Ribu Jiwa Mengungsi

Minggu, 4 Desember 2022 | 18:18 WIB

Prita Kemal Gani Terus Menginspirasi.

Minggu, 4 Desember 2022 | 11:46 WIB

Peneliti Asing Erik Meijaard Dilaporkan Melanggar UU

Sabtu, 3 Desember 2022 | 23:57 WIB
X