Mitra Strategis, Kepercayaan Uzbekistan Patut Diapresiasi

- Sabtu, 10 September 2022 | 16:45 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani mengadakan pertemuan bilateral dengan Ketua Parlemen Uzbekistan Tanzila Narbaeva di Taskhent.  (Biro Pemberitaan DPR RI)
Ketua DPR RI Puan Maharani mengadakan pertemuan bilateral dengan Ketua Parlemen Uzbekistan Tanzila Narbaeva di Taskhent. (Biro Pemberitaan DPR RI)

TASKHENT, suaramerdeka-jakarta.com - Uzbekistan merupakan mitra dagang strategis bagi Indonesia di Asia Tengah. Karenanya, kepercayaan Uzbekistan terhadap perusahaan Indonesia untuk kerja sama investasi, patut diapresiasi.

"Kerja sama investasi yang dimaksud termasuk investasi Uzbekistan di Indonesia dalam bidang telekomunikasi," kata Ketua DPR RI Puan Maharani di Taskhent, Uzbekistan, Jumat (9/9).

Hal itu disampaikannya saat melakukan pertemuan bilateral dengan Ketua Senat Parlemen Uzbekistan, Tanzila Narbaeva. Pertemuan tersebut digelar di sela-sela gelaran Women Speakers Summit Inter-Parliamentary Union (IPU) atau Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) para ketua parlemen perempuan dunia.

"Investasi lainnya adalah penandatanganan kerja sama di bidang pariwisata dan pengelolaan hotel. Yakni pada area musoleum Imam Al-Bukhari di Samarkand," ujarnya.

Puan memandang, perlu didorong misi bisnis dan promosi kedua negara. Terkait bidang pendidikan, sosial, dan budaya, saya mengapresiasi terbentuknya Uzbekistan–Indonesia Friendship Society.

"Yang mana merupakan wadah bagi program Darmasiswa yang diberikan Indonesia. Yakni bagi mahasiswa yang berasal dari Uzbekistan," tandasnya.

Penghargaan
Puan pun memberi penghargaan atas kegiatan pengajaran Bahasa Indonesia di berbagai universitas di Uzbekistan. Antara lain di Taskhent State University of Oriental Studies dan Samarkand State Institute of Foreign Language.

"Perlu ada peningkatan kerja sama dalam bidang pariwisata. Sebagai negara yang sama-sama memiliki penduduk mayoritas Muslim, Indonesia (Provinsi NTB) dan Uzbekistan (Bukhara) telah memiliki kerjasama Halal Tourism," tegasnya.

Lebih lanjut, dia menilai pentingnya diplomasi parlemen. Baik secara bilateral maupun multilateral.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Semeru Awas! Hampir 2 Ribu Jiwa Mengungsi

Minggu, 4 Desember 2022 | 18:18 WIB

Prita Kemal Gani Terus Menginspirasi.

Minggu, 4 Desember 2022 | 11:46 WIB

Peneliti Asing Erik Meijaard Dilaporkan Melanggar UU

Sabtu, 3 Desember 2022 | 23:57 WIB

Gempa 6,4 Garut, BNPB Sebut Ada Warga yang Terluka

Sabtu, 3 Desember 2022 | 20:59 WIB
X