Perludem:Pencalonan Anggota DPR Eks Koruptor Sebaiknya Diberi Jeda 5 Tahun

- Selasa, 13 September 2022 | 09:43 WIB
Ilustrasi Pemilu 2024
Ilustrasi Pemilu 2024

 

JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com- Peneliti Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Nurul Amalia menjelaskan.

Memilih anggota legislatif yang merupakan mantan koruptor atau narapidana tindak pidana korupsi berpotensi menghambat perwujudan salah satu tujuan pemilu, yakni menghadirkan tata kelola pemerintahan yang baik.

"Merekomendasikan kepada Komisis Pemilihan Umum (KPU) agar menyusun Peraturan KPU (PKPU) tentang Pencalonan Anggota Legislatif.

Yang mengatur adanya masa jeda lima tahun bagi mantan terpidana kasus korupsi yang ingin mencalonkan diri sebagai anggota DPD, DPR, DPRD provinsi, atau DPRD kabupaten/kota,"Ujar Nurul dalam keterangannya di Jakarta, Senin, (12/9/2022).

Baca Juga: Ucapan Melegenda Ratu Elizabeth II Soal Treble Winners MU: Terbukti Hingga Saat Ini

 

Tidak hanya itu, dirinya juga meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), stasiun televisi, media massa, dan platform media sosial.

Harus menginformasikan secara rutin kepada pemilih mengenai nama-nama calon (anggota legislatif) yang merupakan mantan koruptor.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemerintah Ajukan Kasasi Kasus KSP Indosurya

Minggu, 29 Januari 2023 | 18:28 WIB

Pos Indonesia Bantu Program ATM Beras

Sabtu, 28 Januari 2023 | 22:30 WIB
X