Awas LSM Asing Di Balik Gerakan Pendukung Kemerdekaan Papua

- Selasa, 13 September 2022 | 15:11 WIB
Pakar Intelijen dan Terorisme Stanislaus Riyanta. (Foto: Istimewa
Pakar Intelijen dan Terorisme Stanislaus Riyanta. (Foto: Istimewa

 

JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com- Gencarnya gerakan yang mendukung kemerdekaan Papua, perlu mendapat perhatian Pemerintah.

Apalagi, ternyata ada andil Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) asing di balik gerakan tersebut. Gerakan ini sebenarnya bukan hal baru.

Mengingat ancaman separatis telah ada sebagai buah dari ketidakpuasan sekelompok kecil terhadap hasil Penentuan Pendapat Rakyat yang dilakukan oleh PBB berdasarkan The New York Agreement, tahun 1969.

 Baca Juga: Banyak Kebocoran Data, Pemerintah Didesak Segera Audit Keamanan Siber

 

 

Untungnya, masifnya isu kemerdekaan Papua belum mengarah pada fase yang membahayakan integritas NKRI.

Agar dapat membawa isu kemerdekaan Papua ke forum internasional seperti PBB sampai dengan melaksanakan referendum ulang guna menentukan kemerdekaan Papua.

Diperlukan adanya dukungan dari negara-negara yang memiliki pengaruh besar dalam kancah politik internasional. Sedangkan sampai saat ini, dukungan terhadap gerakan tersebut umumnya berasal dari LSM asing.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Sumber: rm.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

HT Pimpin Konsolidasi & Bimtek Partai Perindo

Jumat, 9 Desember 2022 | 10:46 WIB

Pengesahan RKUHP Meresahkan Kalangan Pers

Jumat, 9 Desember 2022 | 10:22 WIB

KUHP Tidak Berlaku untuk Kegiatan Kemerdekaan Pers

Jumat, 9 Desember 2022 | 09:37 WIB
X