Butuh Satu Tahun bagi PT KAI Rilis KA-KA Berikutnya yang Punya Waktu Tempuh Lebih Cepat

- Selasa, 13 September 2022 | 16:40 WIB
Meliuk di perbukitan (KAI)
Meliuk di perbukitan (KAI)

Sedangkan untuk 5 KA generasi pertama pada tahun lalu adalah KA Argo Bromo Anggrek (Gambir - Surabaya Pasar Turi Pp), Argo Wilis (Bandung - Surabaya Gubeng Pp), Argo Lawu (Gambir - Solo Balapan Pp), Argo Dwipangga (Gambir - Solo Balapan Pp), dan Taksaka (Gambir - Yogyakarta Pp).

Pada saat dirilis ketika itu, KAI cukup mempunyai hentakan yang lebih kuat. Pasalnya, pemangkasan waktunya lebih signifikan. Hingga 70 menit. Satu jam lebih.

Bahwa waktu tempuh yang lebih cepat itu sebuah terobosan tentu tak bisa dibantah. Bahkan ini bisa jadi nilai plus. Karena seperti dikatakan Jubir PT KAI Pusat, Joni Martinus, percepatan waktu tempuh perjalanan itu merupakan inovasi yang KAI lakukan supaya para pelanggan dapat tiba lebih cepat di tujuan.

Baca Juga: Tren Volume Pengguna Harian Bulan Juli 2022 Naik 6%, KAI Commuter Layani Hampir 19 Juta Orang

"KAI Ingin memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan. Bagian dari peningkatan pelayanan. Para pelanggan pun dapat lebih efisien menggunakan waktunya dalam melakukan mobilitas keluar kota," katanya sembari menyinggung momentum HUT Ke-77 KAI, Senin (12/9/2022).

Dia pun tak lupa mengapresiasi pihak yang terlibat sehingga layanan lebih cepat itu bisa terwujud. Di antaranya melalui perbaikan prasarana baik oleh pihaknya mau pun Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

Perbaikan tersebut di antaranya dilakukan di berbagai lintas seperti Ciawi - Ciamis, Banjar - Kroya, dan Blitar - Kertosono. Detailnya berupa pembangunan jalur ganda kereta api, peningkatan kualitas material jalan rel, meng-upgrade sistem persinyalan, merekayasa geometri lengkung, serta memperbaiki kualitas perawatan jalan rel dan jembatan.

Baca Juga: Peringati Hari Anak Nasional, KAI Commuter Ajak Anak-anak Tour Stasiun

Dengan langkah tersebut, kecepatan maksimal perjalanan KA-KA itu pun meningkat dari sebelumnya 105 Km per jam meningkat sehingga bisa digeber hingga 120 km per jam.

Mungkin pengerjaan infrastruktur seperti itu yang kemudian menjadikan inovasi soal kecepatan itu terkesan ada jeda setahun. Apakah KA-KA lainnya di luar 10 KA itu harus tunggu giliran supaya bisa juga melaju lebih cepat.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

ASEAN Tak Boleh Menjadi Proksi Pihak Mana Pun

Jumat, 3 Februari 2023 | 22:16 WIB

Kerja Sama Politik, PDIP Lihat Kesamaan Ideologi

Jumat, 3 Februari 2023 | 20:49 WIB

Tokoh Muda NU Bela OJOL, Tolak Bayar ERP

Jumat, 3 Februari 2023 | 20:37 WIB

Konektivitas Transportasi di Aceh Terus Ditingkatkan

Jumat, 3 Februari 2023 | 20:31 WIB

Nikmati Keindahan Pacitan Bersama DAMRI

Jumat, 3 Februari 2023 | 13:50 WIB

Ikrar Petani MSP Tolak Impor Beras oleh Pemerintah

Jumat, 3 Februari 2023 | 11:17 WIB
X