Kunjungan Airlangga ke Pesantren untuk Jaga Basis Konstituen

- Kamis, 15 September 2022 | 19:41 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto kunjungi Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur.. (Dok. DPP Partai Golkar)
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto kunjungi Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur.. (Dok. DPP Partai Golkar)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Kunjungan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto ke sejumlah pesantren di Jawa Timur, dinilai sebagai suatu hal yang wajar. Hal itu Golkar memperoleh suara yang cukup besar pada Pemilu 2019.

"Golkar adalah partai peringkat 4 di Jatim pada Pemilu 2019. Sehingga wajar bila Airlangga melakukan silaturahmi ke jaringan pesantren di Jatim," kata Direktur Eksekutif Institute for Democracy & Strategic Affairs (Indostrategic) A Khoirul Umam, Kamis (15/9).

Seperti diketahui, Airlangga mengunjungi dua pesantren di Probolinggo. Kehadirannya didampingi sejumlah elite Golkar.

Kunjungan itu untuk menjalin kembali kedekatan Golkar dengan para ulama di Jatim. Airlangga berkunjung ke Ponpes Zainul Hasan, Genggong dan Ponpes Nurul Jadid, Paiton.

"Kami hanya ingin silaturahmi bertemu dengan Kiai Mutawakkil dan keluarga besar Ponpes Genggong. Juga ke Kyai Zuhri Zaini pengasuh Ponpes Nurul Jadid. Tidak ada yang lain," ujar Airlangga.

Namun menurut Umam, kunjungan Airlangga penting dalam rangka menjaga basis elektoral Golkar di Jatim. Meski demikian, kunjungan tersebut dinilai tidak akan berpengaruh pada kenaikan elektabilitas Airlangga sebagai bakal calon presiden (capres) pada Pilpres 2024.

"Kunjungan itu tidak menjamin akan berpengaruh pada naiknya elektabilitas Airlangga di Jatim dan di tingkat nasional. Mengingat Airlangga belum mampu menunjukkan aspek pembeda, antara dirinya dengan para capres potensial lainnya," tandasnya.

Mesin Politik
Meski demikian, dia menilai kunjungan tersebut tetap bernilai positif. Yakni dalam rangka memantapkan mesin politik Golkar menjelang kontestasi 2024.

"Setidaknya, safari politik seperti ini tetap baik untuk penguatan mesin partai politik. Apalagi menuju Pemilu 2024 mendatang," tegasnya.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Semeru Awas! Hampir 2 Ribu Jiwa Mengungsi

Minggu, 4 Desember 2022 | 18:18 WIB

Prita Kemal Gani Terus Menginspirasi.

Minggu, 4 Desember 2022 | 11:46 WIB

Peneliti Asing Erik Meijaard Dilaporkan Melanggar UU

Sabtu, 3 Desember 2022 | 23:57 WIB

Gempa 6,4 Garut, BNPB Sebut Ada Warga yang Terluka

Sabtu, 3 Desember 2022 | 20:59 WIB
X