GAPASDAP Minta Pemerintah Bertindak Cepat Untuk Menyelamatkan Industri Angkutan Penyeberangan

- Jumat, 16 September 2022 | 16:25 WIB

JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com- Pemerintah akhirnya menyetujui kenaikan tarif angkutan penyeberangan akibat adanya kenaikan harga BBM.

Yang beberapa waktu sebelumnya menjadi tuntutan Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (GAPASDAP).

Sesuai informasi bahwa tarif angkutan penyeberangan lintas antar provinsi yang pada Kamis 15/09/2022 sdh ditandatangani oleh Menteri Perhubungan RI melalui KM 172 tahun 2022.

Baca Juga: Litbang Kemhan dan Eltran Ciptakan Motor Listrik Militer, Sesuai Arahan Jokowi dan Prabowo

 

Tentang Penyesuaian Tarif Angkutan Penyeberangan Kelas Ekonomi Lintas Antar Provinsi dengan besaran rata-rata 11,79%.

Yang rencananya akan mulai berlaku 3 hari kedepan sejak tarif tsb ditandatangani.

"Kenaikan tersebut sebenarnya masih belum sesuai dengan harapan kami, karena kami minta sesuai dengan surat kami terdahulu adalah 35,4% dan ditambah dengan kenaikan biaya akibat kenaikan BBM.

Sehingga dengan kenaikan tarif yg sudah ditetapkan tersebut kami masih kesulitan dalam menutup biaya operasional yang ada" tutur Ketua Umum DPP Gapasdap, Khoiri Soetomo.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mahasiswa Apoteker dan UTA '45 Serukan Boikot PN UKAI

Kamis, 1 Desember 2022 | 22:05 WIB

Data Berbasis Desa Penting untuk Pembangunan Daerah

Kamis, 1 Desember 2022 | 19:16 WIB

KLHK Raih Peringkat Pertama SDGs Action Awards 2022

Kamis, 1 Desember 2022 | 16:36 WIB
X