Terjun ke Kalteng, Tim Kemendagri Identifikasi Penyebab Inflasi dan Rendahnya Realisasi APBD

- Selasa, 20 September 2022 | 16:35 WIB
Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kemendagri Agus Fatoni (kanan) saat kunjungan kerja ke Palangkaraya Kalimantan Tengah, 15-16 September 2022 (Puspen Kemendagri)
Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kemendagri Agus Fatoni (kanan) saat kunjungan kerja ke Palangkaraya Kalimantan Tengah, 15-16 September 2022 (Puspen Kemendagri)

PALANGKARAYA- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus mendorong pemerintah daerah (Pemda) agar mengendalikan inflasi sekaligus menangani dampaknya. 

Selain itu, Kemendagri juga mendorong Pemda agar mempercepat realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2022. 

Komitmen ini ditunjukkan Kemendagri dengan menurunkan langsung tim gabungan ke berbagai daerah, salah satunya Kalimantan Tengah (Kalteng). 

Dalam kunjungan itu, tim juga mendiskusikan arah kebijakan penyusunan APBD TA 2023.

Baca Juga: KTT G20 di Bali, Kementerian Kominfo Siapkan Media Center Berkapasitas 1.500 Orang

Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kemendagri Agus Fatoni mengatakan, kunjungan tim ke Kalteng ini dimaksudkan untuk mendorong daerah dalam pengendalian dan penanganan inflasi, serta mendorong percepatan realisasi APBD

"Tim melakukan identifikasi penyebab inflasi dan penyebab rendahnya (realisasi) APBD dan mencari solusi di provinsi dan kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah," ungkap Agus Fatoni saat kunjungan kerja ke Palangkarya, Kalteng, Kamis (15/9/2022).

Dalam kesempatan itu, Fatoni membeberkan laju inflasi di provinsi maupun kabupaten/kota sewilayah Kalteng

Dia mengatakan, inflasi di Provinsi Kalteng sebesar 6,40 persen. Sedangkan inflasi di Kota Palangkaraya mencapai 6,61 persen. 

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X