Sebagai Pejabat Publik, Kurang Elok Jokowi ‘Endorse’ Prabowo

- Rabu, 21 September 2022 | 21:50 WIB

JAKARTA - Pemberitaan sebuah surat kabar yang berbasis di Singapura menghebohkan jagad perpolitikan Indonesia. Artikel dalam surat kabar tersebut mewartakan bahwa Presiden Jokowi tengah mempertimbangkan secara serius untuk ‘meng-endorse’ pencalonan Prabowo sebagai suksesornya pada Pilpres 2024.

Sekretariat Kolaborasi Indonesia (SKI), organisasi masyarakat pendukung Anies Baswedan berpendapat, Jokowi sebagai pribadi sah-sah saja mengambil sikap politik, termasuk dalam hal mendukung atau tidak mendukung calon atau partai politik tertentu dalam Pemilu.

Namun, sebagai pejabat publik, dukungan atau ‘endorsement’ tersebut tidak sepantasnya atau kurang elok untuk dilakukan. Sebab, pada diri Jokowi selaku Presiden melekat pula kekuasaan negara. Sehingga, tentu segala tindakan yang dapat mengarah pada bentuk-bentuk penyalahgunaan kekuasaan negara sejauh mungkin harus dihindari.

Baca Juga: Paska Putin Tandatangani Dekrit Mobilisasi Parsial, Warga Rusia Ramai ramai Kabur Hindari Wamil

“Tidak mungkin memisahkan diri pribadi Jokowi sebagai individu dan sebagai pejabat publik. Karena itu, beliau hendaknya menghindari sejauh mungkin kegiatan politik praktis yang dapat menjadi preseden buruk bagi praktek demokrasi di masa mendatang,” ujar Sekjen SKI Raharja Waluya Jati, Rabu (21/9/2022) dalam keterangan tertulisnya.

Jati menyatakan bahwa di tahun-tahun terakhirnya, Presiden, Wakil Presiden dan pejabat publik lainnya seharusnya lebih fokus pada kerja-kerja yang menjadi kewenangannya. Lebih lanjut ia mengingatkan bahwa rakyat memiliki hak untuk terus mendapatkan pelayanan terbaik dari pejabat publik meskipun kita telah memasuki tahun-tahun politik.

“Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden ke depan dapat berjalan fair jika ada komitmen para pejabat publik untuk setia pada konstitusi dan tidak tergoda untuk menggunakan kekuasaan. Sumber daya negara yang dikelola para pejabat publik tidak boleh disalahgunakan melalui tindakan yang berlawan dengan kepentingan umum,” tegasnya.

Baca Juga: Erling Haaland menjadi sosok yang menakutkan di Premier League

Di sisi lain, SKI mengapresiasi kekompakan tiga partai yang disebut-sebut sebagai caloan koalisi pengusung Anies Baswedan dalam Pilpres 2024 yakni Partai Nasdem, Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kominfo Tingkatkan Kemampuan Humas Lewat Jarkom

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 16:36 WIB

Soal Tanam Maju, Ini Penjelasannya

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 12:44 WIB

Jelang Pilpres 2024, Parpol Mulai Tawar Menawar

Jumat, 30 September 2022 | 20:38 WIB

Ada Jejak Ukraina Pasca Gerakan 30 September

Jumat, 30 September 2022 | 17:54 WIB
X