Cerita Hotman Paris Akui Sudah Sanggupi Bela Ferdy Sambo, Ada Keluarga Yang Melarangnya

- Kamis, 22 September 2022 | 09:02 WIB
Melansir dari akun YouTube Deddy Corbuzier, Rabu (21/9) Hotman Paris mengaku sempat mendapat tawaran menjadi pengacara Ferdy Sambo. Akan tetapi, penawaran tersebut ditolaknya. (Screenshoot akun YouTube Deddy Corbuzier)
Melansir dari akun YouTube Deddy Corbuzier, Rabu (21/9) Hotman Paris mengaku sempat mendapat tawaran menjadi pengacara Ferdy Sambo. Akan tetapi, penawaran tersebut ditolaknya. (Screenshoot akun YouTube Deddy Corbuzier)

Namun ternyata Hotman sempat bilang 'iya' sebelum akhirnya ditolaknya. Bahkan, kedua belah pihak sudah menyepakati.

Baca Juga: Paska Putin Tandatangani Dekrit Mobilisasi Parsial, Warga Rusia Ramai ramai Kabur Hindari Wamil

Irjen Pol Sambo melalui tim kuasa hukumnya minta saya menjadi pengacaranya. Katanya juga Ibu PC juga mau nya Hotman Paris. Jujur saya sudah sempat bilang iya dan harganya sudah disepakati," ungkap Hotman.

"Bang Hotman sudah sebut 'iya' dulu awalnya?," ulang Deddy.

"Sudah 'iya'," kata Hotman.

Namun, semua itu tidak terlaksana karena ada sosok yang marah dan melarangnya. Bukan hanya satu orang saja, melainkan beberapa orang melarangnya. Khususnya keluarga tercinta.

"Tapi sebelum saya bilang 'iya', saya tiga hari enggak bisa tidur. Tiga hari saya enggak bisa tidur. Begitu saya bilang sama istri, cerita, 'gak boleh' istri saya begitu. Benar istri saya langsung ngamuk," ungkap Hotman.

Begitu anak saya bangun si Frank, saya mau ditunjuk Pak Sambo, si Frank langsung ngamuk 'Emang papa kurang uang?'. Istri marah, anak marah, di medsos jutaan orang minta saya menjadi kuasanya Bharada E sama almarhum Brigadir J. Wah ini gimana ini, tiga hari saya pikir-pikir," jelasnya.

"Tapi di satu pihak, saya pikir profesi pengacara itu bukan untuk membela orang yang benar-benar bersih. Pengacara itu ada untuk membela agar orang mendapat putusan sesuai perbuatannya," sambungnya.

"Apakah itu pembunuhan berencana, apakah itu pembunuhan biasa. Kalau Sambo kan dia sudah mengakui bahwa dia memerintahkan penembakan, berarti sudah kena (Pasal) 338 pembunuhan biasa," tambahnya.

Halaman:

Editor: Arief Sinaga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Perlindungan Data Pribadi Sangat Penting

Selasa, 7 Februari 2023 | 19:25 WIB
X