Presiden Jokowi Terima PBNU, Bahas Persiapan Forum R20 di Bali

- Kamis, 22 September 2022 | 14:14 WIB
Presiden Jokowi menerima Ketua Umum PBNU,  Yahya Cholil Staquf di Istana Merdeka Jakarta,  Kamis (22/9). (bpi)
Presiden Jokowi menerima Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (22/9). (bpi)

jakarta.suaramerdeka.com - Presiden Joko Widodo menerima Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (22/9/2022).

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf dalam keterangannya selepas pertemuan mengatakan bahwa pihaknya melaporkan kepada Presiden Jokowi terkait rangkaian kegiatan menuju puncak peringatan 1 abad lahirnya Nahdlatul Ulama yang akan jatuh pada tanggal 16 Rajab 1444 Hijriah, bertepatan dengan 7 Februari 2023.

"Menuju puncak peringatan tersebut, ada rangkaian kegiatan, ada 9 klaster kegiatan yang di antaranya adalah kegiatan NU Women, kegiatan NU Technology, kegiatan festival seni tradisional Islam nusantara, dan juga ada beberapa kegiatan internasional," ujar Yahya seperti dikutip dari siaran biro pers istana.

Salah satu kegiatan internasional yang akan digelar yaitu forum pemimpin-pemimpin agama dunia yang juga akan menjadi salah satu kegiatan dalam rangkaian forum G20, yaitu R20 atau Religion20.

Baca Juga: Gus Yahya: PBNU Akan Berada di Belakang Polri

Menurut Yahya, forum tersebut rencananya akan diselenggarakan dua pekan sebelum KTT G20, tepatnya pada 2-3 November 2022 di Nusa Dua, Bali. Kami tadi memohon kesediaan Presiden untuk hadir memberikan arahan dan membuka secara resmi forum R20 tersebut," imbuhnya.

Lebih lanjut, Yahya menjelaskan bahwa forum R20 tersebut akan dihadiri oleh sejumlah pemuka agama dunia, antara lain Sekretaris Jenderal Rabithah Alam Islami atau Liga Muslim Dunia Dr. Muhammad bin Abdul Karim Al Issa, Presiden Pontifical Council for Interreligious Dialogue dari Vatikan Kardinal Miguel Ayuso, hingga Sekretaris Jenderal World Evangelical Alliance Pendeta Thomas Schirrmacher.

"Bapak Presiden mengatakan berkenan untuk hadir. Insyaallah kami juga akan mengundang beberapa tokoh yang di samping merupakan tokoh agama, juga pemimpin negara, seperti misalnya Raja Norodom Sihamoni dari Kamboja. Insyaallah nanti beliau akan hadir dalam kapasitas sebagai salah seorang pemimpin agama Buddha, tokoh agama Buddha," jelasnya.

Baca Juga: KTT G20 di Bali, Kementerian Kominfo Siapkan Media Center Berkapasitas 1.500 Orang

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X