Kementan Cetak Mobilizer Muda Aktif dalam Pengelolaan Irigasi melalui KEP Program CSA

- Jumat, 23 September 2022 | 13:58 WIB

SERPONG,suaramerdeka-jakarta.com-Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong pertanian berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan petani serta mendorong pera para petani muda agar aktif dan menjadi penggerak dalam perekonomian pertanian di Indonesia.

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan dengan pengelolaan irigasi maka berdampak pada meningkatnya produktivitas pertanian. "Efek yang langsung dirasakan petani adalah penambahan Indeks Pertanaman (IP) yang semula hanya satu kali setahun, bisa menjadi dua kali atau lebih dalam setahun", ujarnya.

Mentan SYL juga meminta agar SDM pertanian ditingkatkan untuk mendukung pembangunan pertanian. Hal ini penting karena SDM adalah kunci pembangunan pertanian,” kata Syahrul.

Baca Juga: Pembangkit Pemikul Beban Puncak PLN Mulai Dibangun, Investasinya USD 850 Juta, Gunakan Teknologi Pump Storage

Menurut Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi mengungkapkan bahwa Program SIMURP bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian melalui peningkatan produktivitas per satuan waktu dan produktivitas per satuan luas. Irigasi berpengaruh terhadap lebih dari 40% produksi pertanian.

Adanya jaringan irigasi dapat menambah luas lahan sawah yang terairi. Dengan volume yang sama, air yang dialirkan dapat mengairi sawah lebih luas, karena air tersebut terdistribusi secara efisien, ujarnya.

Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian (Kapusluh) BPPSDMP Kementan, Bustanul Arifin Caya, dalam workshop bertema Peranan Petani Muda dalam Pengelolaan Irigasi melalui Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP) SIMURP Komponen A Dan B Tahun 2022, Serpong (22/9/2022) menjelaskan kegiatan SIMURP ini selain untuk pengembangan KEP juga untuk mendorong kelembagaan pengelolaan air,

Baca Juga: TEMPO Apresiasi Kepala Daerah Perempuan Inspiratif 2022

yaitu P3A pada irigasi tersier. Dalam pengelolaan air itu perlu koordinasi dari Provinsi, Kabupaten dan Kota, khusunya wilayah yang sudah diatur waktu ketersediaan airnya.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kominfo Tingkatkan Kemampuan Humas Lewat Jarkom

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 16:36 WIB

Soal Tanam Maju, Ini Penjelasannya

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 12:44 WIB

Jelang Pilpres 2024, Parpol Mulai Tawar Menawar

Jumat, 30 September 2022 | 20:38 WIB

Ada Jejak Ukraina Pasca Gerakan 30 September

Jumat, 30 September 2022 | 17:54 WIB
X