Bhabinkamtibmas, Upaya Kemenkominfo dalam Percepatan Transformasi Digital di Lingkungan Polri

- Minggu, 25 September 2022 | 19:39 WIB
 (SM/Dok)
(SM/Dok)

JAKARTAsuaramerdeka-jakarta.com - Kegiatan literasi digital yang diselenggarakan untuk para Bhabinkamtibmas merupakan salah satu upaya Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dalam mempercepat transformasi digital di lingkungan Polri menuju Indonesia #MakinCakapDigital.

Dalam rangkaian kegiatan Apel Bersama Bhabinkamtibmas Jajaran Polda Riau pada Rabu, 7 September lalu. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi Bhabinkamtibmas Provinsi Riau di bidang teknologi digital.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Provinsi Riau, Inspektur Jenderal, Muhammad Iqbal menghimbau agar para Bhabinkamtibmas Riau cerdas dan berkompetensi di bidang digital untuk melindungi dan mengayomi masyarakat di era industri 4.0. 

"Kita sebagai penjamin keamanan, pemelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus pelindung, pelayan, dan pengayom masyarakat, sangat penting sekali mempunyai kompetensi literasi digital. Karena cyberspace, ruang digital itu sangat besar dan tanpa batas," ujar Iqbal dalam keterangannya pada Ahad, 25 September 2022.

Direktur Pemberdayaan Informatika Kemenkominfo, Bonifasius Wahyu Pudjianto menyampaikan kegiatan secara virtual dan menyampaikan bahwa materi yang akan diberikan kepada para peserta kegiatan didasarkan kepada Empat Pilar Literasi Digital, yaitu Kecakapan Digital, Keamanan Digital, Budaya Digital dan Etika Digital.

"Materi-materi tersebut akan disampaikan kepada para anggota Bhabinkamtibmas Polda Riau untuk mengenal dan mengadopsi teknologi digital itu dalam menunjang tugas pokoknya sehari-hari dalam membina masyarakat, mendeteksi dini berbagai kemungkinan ataupun suasana yang ada di masyarakat, kemudian melakukan mediasi agar tercipta kondisi yang kondusif di dalam masyarakat," kata Bonifasius.

Dalam pelatihan ini, para Bhabinkamtibmas memperoleh edukasi mengenai bahaya dan cara menghadapi hoaks, menjaga privasi data, dan wawasan kebangsaan dalam dunia digital.

Materi mengenai hoaks disampaikan oleh Widuri, Deputy Director ICT Watch sebagai narasumber. Dalam materinya, dia mengingatkan agar masyarakat tidak langsung percaya dengan informasi yang diterima sebelum mengetahui kebenarannya. 

"Kita cari tahu dulu ya. Kalau benar, boleh disebarluaskan. Tapi kalau dirasa tidak benar, lebih baik berhenti di diri kita," tutur Widuri.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Pemilu 2024 Harus Sesuai Harapan Publik

Jumat, 2 Desember 2022 | 18:11 WIB

Mahasiswa Apoteker dan UTA '45 Serukan Boikot PN UKAI

Kamis, 1 Desember 2022 | 22:05 WIB
X