Mendag Zulhas : Harga Minyak Goreng Curah Sudah di Bawah Rp 14.000

- Senin, 26 September 2022 | 13:24 WIB

Jakarta, suaramerdeka-jakarta.com - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan, saat dilantik sebagai menteri pada 15 Juni lalu diperintah Presiden Joko Widodo untuk menurunkan harga minyak goreng
 
Menurut Zulhas saat itu Presiden Jokowi memerintahkan agar harga minyak goreng harus turun menjadi Rp14.000 dalam waktu dua bulan dari Rp 16.400 per liter pada saat dirinya dilantik. Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu lantas mengaku sempat gugup pada hari pertama menjabat sebagai Mendag, karena harga minyak goreng tengah melambung. 
 
Namun, pada hari kedua menjabat sebagai Mendag, Zulhas mengklaim berhasil menemukan penyebab harga minyak goreng melambung, sehingga ia bertekad mampu menurunkannya dalam waktu dua minggu untuk Jawa dan Bali, sedangkan minggu ketiga untuk Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi.
 
Pada akhirnya, harga rata-rata nasional minyak goreng curah rakyat pada 21 September 2022 berada pada level Rp13.800 per liter atau turun 15,24 persen dibandingkan 15 Juni 2022. "Sekarang rata-rata Rp13.800. Papua dan Maluku sudah Rp14.000, tapi di perkotaan, kalau yang di gunung beda lagi, karena mengangkutnya pakai pesawat," ujar Zulhas.
 
 
Sementara, untuk harga daging sapi per 21 September berada pada level Rp135.400/kg, cabai merah keriting Rp58.100/kg, daging ayam ras Rp35.000/kg, dan gula pasir Rp14.500/kg.
 
Sementara itu, Pj Wali Kota Pekanbaru, Muflihun mengatakan, dirinya sangat mengaku sangat senang, karena masyarakat di Pekanbaru sangat antusias dengan kedatangan Mendag Zulkifli Hasan di Pasar Cik Puan itu. 
 
"Sambutan masyarakat sangat luar biasa, mereka spontan menyambut kedatangan kami bersama pak Zulkifli Hasan. Bahkan masyarakat tidak malu-malu untuk mengutarakan unek-uneknya. Kita juga sempat berdialog dengan beberapa pedagang dan pembeli, secara keseluruhan mereka mengakui, bahwa saat ini kinerja pemerintah dalam menekan harga-harga kebutuhan pokok sudah berhasil," urainya.
 
Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sendiri masih terus menggesa pembangunan Pasar Cik Puan, yang berada di Jalan Tuanku Tambusai itu. Pemko Pekanbaru saat ini mengurus sertifikat tanah atau legalitas pasar. Aset Pasar Cik Puan telah resmi diserahkan Pemprov Riau kepada Pemko Pekanbaru pada 30 April 2021 lalu. Saat itu, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar dan Walikota Pekanbaru Firdaus menandatangani Berita Acara Serah Terima Aset di Gedung Utama Kompleks Perkantoran Tenayan Raya.
 
Pasar Cik Puan pun akhirnya sudah mendapat sertifkat Hak Pengelolaan Lahan (HPL). Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pekanbaru sudah menyerahkan sertifikat HPL kepada Dinas Pertanahan Kota Pekanbaru. Menurut Muflihun, Pemerintah kota akan segera menindaklanjuti pembangunan pasar di kedua lahan tersebut.
 
Mengenai hal itu, Wasekjen DPP PAN, Irvan Herman Abdullah mengaku siap mengawal Pemko Pekanbaru untuk mengusulkan revitalisasi pasar Cik Puan. "Fraksi PAN di DPRD Kota Pekanbaru juga siap mengawal. Untuk kemajuan Kota Pekanbaru, PAN akan tampil terdepan," pungkasnya.

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Mensos Risma Terima Nawacita Awards 2022

Minggu, 27 November 2022 | 07:43 WIB

Lolos Ke 16 Besar Piala Dunia 2022

Minggu, 27 November 2022 | 07:30 WIB

DPR-Pemerintah Mulai Bahas Revisi RUU KSDAHE

Sabtu, 26 November 2022 | 20:53 WIB

Ingin Capres Antikorupsi, Petani Dukung Firli Bahuri

Sabtu, 26 November 2022 | 19:00 WIB

Made Kaek Makin Bertaji.

Sabtu, 26 November 2022 | 08:56 WIB
X