Valerie Patkar Ajak Milenial Cintai Diri Sendiri via Dunia Loversation

- Senin, 26 September 2022 | 15:36 WIB
Konser Buku Sebuah Konversasi Penuh Cinta: Valerie Patkar Ajak Milenial Cintai Diri Sendiri via Dunia Loversation (Istimewa )
Konser Buku Sebuah Konversasi Penuh Cinta: Valerie Patkar Ajak Milenial Cintai Diri Sendiri via Dunia Loversation (Istimewa )

JAKARTA, Jakarta.Suaramerdeka.com, – Dalam rangka rayakan peluncuran semesta cerita “Dunia Loversation”, Valerie Patkar bersama dengan penerbit BIP dan Bhuana Sastra hadirkan Konser Buku “Sebuah Konversasi Penuh Cinta” yang dilaksanakan pada 24 September 2022, lalu di Gramedia Emerald Bintaro.

Acara ini dipandu Glory Oyong, dan berkolaborasi dengan musisi Endah N Rhesa. Tak hanya itu, akan hadir pula Rhaka Ghanisatria dari “Menjadi Manusia” sebuah muara berbagi cerita hidup manusia. “Dunia Loversation” ini diharapkan menjadi tempat untuk berbagi duka, luka, dan berbagi cinta.

Baca Juga: Adab dan Etika Politisi

Dunia Loversation”—atau love in conversation—adalah semesta cerita Valerie Patkar, yang di dalamnya terdapat lima cerita, yaitu “Game Over” (sudah terbit), “Loversation” (segera terbit), “Logika Asa” (belum terbit), “Langit Alaska” (belum terbit) dan “Layak Diingat” (belum terbit). Lima cerita tersebut secara garis besar ingin menyampaikan betapa berharganya hal-hal sederhana dalam hidup yang seringkali terlupakan karena begitu banyaknya urusan di dunia yang kompleks dan rumit.

Peluncuran “Dunia Loversation” ditandai dengan ilustrasi “face of the moon” yang menggambarkan bulan yang tetap bersinar terang meski dalam pekatnya malam, menjadi makna bahwa semesta cerita “Dunia Loversation” menjadi salah satu sumber kebahagiaan meski dilingkupi oleh banyak kesedihan. Hal ini juga memaknai semesta cerita yang diangkat.

Baca Juga: Ferdy Sambo dan Wajah Kepolisian Kita

Memiliki latar belakang tentang dunia perkuliahan hingga dunia pencarian kerja, “Dunia Loversation” ditujukan untuk pembaca dari kalangan milenial atau gen z. Kalangan ini melewati usia seperempat abad dengan berbagai masalah—yang paling umum adalah cinta, persahabatan, juga keluarga.”, ujar Valerie di Jakarta, barubaru ini. 

“Mereka sadar atau tidak sadar butuh bantuan, tetapi kadangkala tidak mau meminta bantuan atau malah tidak tahu bahwa mereka sebenarnya butuh pertolongan untuk melewati masa-masa kritis itu. Mungkin bukan melulu lewat uluran tangan, bisa jadi yang mereka butuhkan hanyalah telinga untuk mendengarkan masalah mereka atau mulut yang menuturkan hal serupa. Dengan begitu, mereka merasa tidak sendiri.”, lanjutnya.

Baca Juga: Ferdy Sambo dan Kekuasaan.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mensos Risma Terima Nawacita Awards 2022

Minggu, 27 November 2022 | 07:43 WIB

Lolos Ke 16 Besar Piala Dunia 2022

Minggu, 27 November 2022 | 07:30 WIB

DPR-Pemerintah Mulai Bahas Revisi RUU KSDAHE

Sabtu, 26 November 2022 | 20:53 WIB

Ingin Capres Antikorupsi, Petani Dukung Firli Bahuri

Sabtu, 26 November 2022 | 19:00 WIB

Made Kaek Makin Bertaji.

Sabtu, 26 November 2022 | 08:56 WIB
X