Peta Koalisi Masih akan Berubah

- Senin, 26 September 2022 | 20:38 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kanan), Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (tengah) dan Suharso Monoarfa (kiri). (Istimewa)
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kanan), Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (tengah) dan Suharso Monoarfa (kiri). (Istimewa)

"Jadi kalau kita diam, civil society-nya diam, ya mereka melenggang," imbuhnya. Sementara itu, pengamat komunikasi politik Universitas Multimedia Nusantara Silvanus Alvin menilai, bongkar pasang koalisi masih akan dinamis.

"Hal itu seturut situasi politik, sampai titik final. Memang untuk koalisi parpol yang dikatakan final, tentu tergantung dari situasi politik yang berkembang," jelasnya.

Sebab, bisa saja ada kejadian-kejadian yang belum diketahui. Namun dalam berkoalisi, parpol akan memperhatikan kebutuhan partainya dulu baru koalisi.

Beban
Hal itu karena masing-masing parpol pasti tidak mau jadi beban. Jika dalam koalisi ada partai yang jadi beban, maka partai lain pakai strategi mutusin buntut ekor cicak.

Saat ini sudah terbentuk poros Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), Gerindra-PKB, Nasdem-Demokrat-PKS dan juga PDIP.

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pekan lalu. Pertemuan mereka dimaknai dan diamini sebagai bentuk silaturahmi.

"Sebenarnya pertemuan Airlangga dan Prabowo adalah peluang besar, karena sama-sama nasionalis. Dan keduanya ada latar belakang sudah bekerjasama di kabinet, eksekutif, masih terbuka," jelasnya.

Apalagi, PPP, anggota KIB yang lain, pernah berkoalisi dengan Gerindra di 2014 silam. Masalahnya, kata dia, koalisi belum final.

"Dengan kata lain, koalisi bisa berkurang dan bisa bertambah atau partainya bergabung. Ini tinggal bagaimana masing-masing pimpinan partai berkomunikasi," imbuhnya.

Namun selain sibuk silaturahmi dan bongkar pasang, dia menyarankan, para petinggi parpol juga bisa merespon tantangan zaman. Terutama krisis ekonomi global dan pemenuhan perut masyarakat.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Ada Ojek Gratis untuk Jamaah Puncak Resepsi 1 Abad NU

Minggu, 5 Februari 2023 | 20:42 WIB

Nah, Pemalsu Freshmag Divonis 1,5 Tahun Penjara,

Minggu, 5 Februari 2023 | 18:46 WIB

Keren, Kopiko jadi sponsor utama Kopiko F1 Powerboat

Minggu, 5 Februari 2023 | 10:54 WIB
X