Azis Samual Sebut KIB Bukan Koalisi Ecek-ecek, Tapi Koalisi Terkuat

- Selasa, 27 September 2022 | 12:51 WIB
Politisi senior Partai Golkar Azis Samual  (Istimewa)
Politisi senior Partai Golkar Azis Samual (Istimewa)

JAKARTA- Politisi senior Partai Golkar Azis Samual menyebut kalau Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bukan koalisi ecek-ecek (tidak serius), justru KIB koalisi terkuat.

Azis mengatakan seperti itu saat dimintai tanggapannya terkait pernyataan politisi Nasdem Zulfan Lindan yang menyebut KIB adalah koalisi ecek-ecek dan hanya untuk menjadi sekocinya Ganjar.

"Penilaian dia (Zulfan) itu salah dan itu pernyataan tendensius yang niatnya hanya untuk mendiskreditkan lawan. Saya yakin dia tahu kualitas KIB yang sebenarnya, tapi dia putar dengan mengatakan hal sebaliknya, agar koalisi yang diikuti Nasdem agak terangkat," kata Azis Samual, Selasa (27/9).

Baca Juga: Gelar Kehormatan Kesultanan Buton kepada Presiden, La Ode Muhammad Joko Widodo Lakina Bhawaangi yi Nusantara

Menurut Azis, "Pertama KIB adalah koalisi yang paling awal mendeklarasikan diri di saat partai-partai lain masih menimbang-nimbang mencari pasangan, Golkar - PAN - PPP memutuskan untuk bersinergi terlebih dahulu. Membentuk koalisi adalah keputusan politik yang besar, karena ini menyangkut penyatuan prinsip perjuangan, visi dan misi bersama. Artinya KIB lebih lebih siap," terangnya.

Hal kedua, KIB adalah koalisi yang solid, hal ini terbukti, meski salah satu anggota koalisi sedang hadapi masalah internal, tetapi koordinasi dan komunikasi pimpinan partai tetap tidak goyah, bahkan deklarasi di tingkat daerah terus berlangsung.

"Ketiga, KIB akan umumkan Capres dan Cawapres yang akan diusung pada waktu yang tepat dan diutamakan dari kader terbaik sendiri. Artinya, KIB bukan koalisi yang dibuat untuk penumpang gelap. Salah itu," tepis Azis.

Baca Juga: Hasil UEFA Nations League: Inggris vs Jerman 3-3, Maguire 'Ngelawak' Lagi

"Keempat, KIB bukan koalisi ecek-ecek, Ketua Umum kami pak AH (Airlangga Hartarto) adalah Menko Ekonomi yang terbukti berhasil berkontribusi dalam penyelamatan ekonomi akibat  Covid-19 maupun krisis ekonomi dunia saat ini. Indonesia dipuji dunia, kerena dinilai berhasil ekonominya dan dimana negara lain merosot, bahkan Indonesia tumbuh 4,5%," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Fauzan Jazadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPI Siapkan 13 Inisiatif ESG pada 2023

Selasa, 29 November 2022 | 12:10 WIB

Tumben, Tiket KA Nataru Sepi Peminat, Kurang Laris

Senin, 28 November 2022 | 22:42 WIB

Yudo Margono akan Gantikan Andika Perkasa

Senin, 28 November 2022 | 18:55 WIB

Emil dan Golkar Miliki Relasi Saling Melengkapi

Senin, 28 November 2022 | 18:14 WIB

Kajati DKI, Reda Manthovani Hijaukan Jakarta Selatan

Senin, 28 November 2022 | 16:27 WIB

Komisi I DPR Dukung RKUHP Segera Tuntas

Senin, 28 November 2022 | 15:21 WIB

DPR Pastikan Terus Dukung Kemajuan Alutsista TNI

Senin, 28 November 2022 | 13:37 WIB
X