Kejar Bebas Rabies, Edukasi kepada Masyarakat Jadi Tumpuan

- Rabu, 28 September 2022 | 15:22 WIB

Dia pun berharap masyarakat menyadarinya termasuk mengetahui protap penanganan kasus rabies dengan langsung membawa korban ke faskes terdekat terutama Puskesmas. "Karena ketika sudah timbul gejala pada manusia itu kematiannya 100 persen, " jelasnya.

Hal itu merujuk kepada kasus yang menimpa bocah usia 12 tahun yang terjadi di Kabupaten Bandung Barat. Pada saat kejadian, korban tak langsung dibawa ke Puskesmas. Gejalanya sendiri baru muncul 5 bulan kemudian.

"Sudah pada tahap gejala takut air, suara-suara, angin. Bagi masyarakat sebenarnya VAR (vaksin antirabies-nya) gratis. Tangani dulu bekas gigitan dengan antiseptik atau deterjen di air mengalir di H-0-nya kemudian langsung bawa ke Puskesmas," jelasnya. Selain vaksin, korban juga bisa mendapatkan serum untuk luka yang membawa risiko tinggi.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pertagas Raih 4 Penghargaan CSR & PDB Award 2023

Rabu, 1 Februari 2023 | 18:57 WIB

Gudang Kripto Gandeng Mahasiswa UNJ Bangun Negri

Rabu, 1 Februari 2023 | 15:48 WIB

Aliando Syarief Sambangi Coach Rheo

Rabu, 1 Februari 2023 | 10:48 WIB

Rian Ernest Resmi Jadi Kader MKGR

Selasa, 31 Januari 2023 | 22:21 WIB

Instruksi Jokowi, Stabilkan Harga Beras!

Selasa, 31 Januari 2023 | 17:43 WIB
X