Ukraina: Referendum Jelang G20 Bukti Rusia Permalukan Diri

- Sabtu, 1 Oktober 2022 | 15:07 WIB
Ukraina: Referendum Jelang G20 Bukti Rusia Permalukan Diri (Istimewa )
Ukraina: Referendum Jelang G20 Bukti Rusia Permalukan Diri (Istimewa )

JAKARTA, Jakarta.Suaramerdeka.com,-Kedutaan Besar Ukraina untuk Indonesia menilai referendum secara paksa wilayah yang dijajah menjelang kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi G-20 di Bali adalah bukti negara Rusia secara sadar tengah memperlakukan diri.

“Ini bukan kali pertama Rusia memaksakan refendum bagi wilayah Ukraina, tahun 2014 mereka melakukan hal yang sama bagi wilayah Donetsk dan Luhansk dan dunia tidak mengakui hal tersebut. Namun kali ini Rusia melangkah lebih jauh, pemaksaan dilakukan menjelang KTT G-20,” tutur Duta Besar Ukraina untuk Indonesia, Vasyl Hamianin, Jumat (30/9).

Baca Juga: Adab dan Etika Politisi

Pada 23-27 September, Federasi Rusia menggelar “referendum” di wilayah-wilayah Ukraina yang diduduki sementara, yaitu Kherson, Zaporizhzhia, Luhansk, dan Donetsk. Rakyat dipaksa memilih untuk sepakat menjadi bagian Rusia.

Pemerintah Ukraina menegaskan berhak untuk memulihkan integritas wilayah kami menggunakan jalur militer maupun diplomasi, dan akan terus berjuang untuk membebaskan wilayah yang berada di bawah pendudukan sementara.

Baca Juga: Ferdy Sambo dan Wajah Kepolisian Kita

Ukraina tidak akan pernah tunduk pada satu pun ultimatum rusia. Upaya Moskow untuk membuat garis pemisah baru, atau melemahkan dukungan internasional kepada bangsa Ukraina yang merdeka dan berdaulat pasti akan gagal,” tegasnya

Menurut Vasyl Hamianin dengan menyelenggarakan “referendum” palsu di wilayah-wilayah Ukraina yang diduduki sementara, Federasi Rusia dengan sengaja menunjukkan bahwa semua sinyal yang mereka tentang upaya negosiasi hanyalah dalih untuk menutupi agresi bersenjatanya.

Baca Juga: Ferdy Sambo dan Kekuasaan.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPI Siapkan 13 Inisiatif ESG pada 2023

Selasa, 29 November 2022 | 12:10 WIB

Tumben, Tiket KA Nataru Sepi Peminat, Kurang Laris

Senin, 28 November 2022 | 22:42 WIB

Yudo Margono akan Gantikan Andika Perkasa

Senin, 28 November 2022 | 18:55 WIB

Emil dan Golkar Miliki Relasi Saling Melengkapi

Senin, 28 November 2022 | 18:14 WIB

Kajati DKI, Reda Manthovani Hijaukan Jakarta Selatan

Senin, 28 November 2022 | 16:27 WIB

Komisi I DPR Dukung RKUHP Segera Tuntas

Senin, 28 November 2022 | 15:21 WIB

DPR Pastikan Terus Dukung Kemajuan Alutsista TNI

Senin, 28 November 2022 | 13:37 WIB
X