Teken Keppres Pemecatan Ferdy Sambo, Bukti Keseriusan Presiden

- Sabtu, 1 Oktober 2022 | 16:03 WIB
Presiden Joko Widodo (Instagram.com/@jokowi)
Presiden Joko Widodo (Instagram.com/@jokowi)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) atau pemecatan terhadap mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo, menunjukkan keseriusan Presiden Joko Widodo. Adapun salinan Keppres itu sudah dikirim ke Asisten SDM Polri.

"Keseriusan itu ditunjukan dengan kecepatan. Kecepatan membuat Keppres yang tidak ditunda-tunda, nah ini keseriusannya," kata Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso saat dihubungi, Sabtu (1/10).

Karenanya, dia mengapresiasi langkah tegas Jokowi yang begitu responsif terhadap kasus pembunuhan Brigadir Novriansyah Joshua Hutabarat atau Brigadir J. Dimana Presiden serius untuk membuat surat pemberhentian dengan tidak terhormat.

"Berdasarkan ketentuan atau aturan hukum, pemberhentian perwira tinggi Polri menjadi kewenangan presiden. Hal itu sebagaimana tertuang dalam pasal 57 Peraturan Presiden Nomor 52 Tahun 2010 tentang Susunan Organisasi dan Tata kerja Kepolisian Negara Republik Indonesia," ujarnya.

Dimana Presiden dilibatkan dalam pemberhentian perwira tinggi Polri. Pemberhentian atau membuat surat keputusan pemberhentian dalam bentuk surat Keppres-nya itu adalah kewenangan Presiden.

"Jadi bukan hanya kepada Ferdy Sambo, tetapi kepada yang lain juga. Presiden memutuskan mengeluarkan Keppres pemberhentian tidak dengan hormat kepada Ferdy Sambo itu dasarnya adalah hasil putusan komisi banding kode etik kepolisian," tandasnya.

Dasar
Hal itu menjadi dasar dan Presiden hanya menindaklanjuti. Dikatakan, persoalan itu sangat serius.

"Presiden begitu serius dalam kasus ini. Bahkan sebelum meneken, beliau sudah mendorong hingga empat kali bicara supaya kasus ini segera diungkap, jangan ada yang ditutup-tutupi, transparan, terbuka," tegasnya.

Mengingat Presiden sampai mengeluarkan perintah, menunjukkan keseriusan Jokowi dalam kasus Ferdy Sambo. Sugeng berharap, ketegasan dan keseriusan presiden tidak banya pada Ferdy Sambo.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

KPI Siapkan 13 Inisiatif ESG pada 2023

Selasa, 29 November 2022 | 12:10 WIB

Tumben, Tiket KA Nataru Sepi Peminat, Kurang Laris

Senin, 28 November 2022 | 22:42 WIB

Yudo Margono akan Gantikan Andika Perkasa

Senin, 28 November 2022 | 18:55 WIB

Emil dan Golkar Miliki Relasi Saling Melengkapi

Senin, 28 November 2022 | 18:14 WIB

Kajati DKI, Reda Manthovani Hijaukan Jakarta Selatan

Senin, 28 November 2022 | 16:27 WIB

Komisi I DPR Dukung RKUHP Segera Tuntas

Senin, 28 November 2022 | 15:21 WIB

DPR Pastikan Terus Dukung Kemajuan Alutsista TNI

Senin, 28 November 2022 | 13:37 WIB
X