KIB Bisa Majukan Capres dari Hasil Konvensi

- Rabu, 5 Oktober 2022 | 19:53 WIB
Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). (Ist.)
Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). (Ist.)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Dinamika politik dalam tubuh Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), dinilai masih sangat longgar dan dinamis. Namun, KIB bisa melakukan konvensi atau mencalonkan sosok dari kalangan sendiri.

"Kenapa KIB tidak adakan konvensi mencari capres dan cawapres potensial? Itu bisa untuk menjaring atau menentukan sosok capres yang menjadi daya tarik," kata Direktur Eksekutif Indonesian Presidential Studies (IPS) Nyarwi Ahmad, Rabu (5/10).

Capres dan cawapres itulah yang nantinya ditawarkan KIB. Bisa dari salah satu ketua partai, misalnya Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Sejauh ini, tiga parpol anggota KIB, yaitu Golkar, PPP dan PAN tengah melakukan pendekatan intensif ke sejumlah partai. Wakil Ketua DPP PPP Arsul Sani mengatakan, pihaknya akan mengevaluasi keberadaan PPP di KIB dan mengajak Partai Demokrat bergabung ke KIB.

"KIB yang cukup solid bisa mendorong parpol lain bergabung. Selain itu, suaranya cukup untuk mengusung kandidasi pasangan capres dan cawapres, karena memenuhi kriteria presidential threshold," tandasnya.

Keuntungan
Namun, dalam berkoalisi tentu parpol akan mempertimbangkan keuntungan apa yang akan mereka dapatkan. Demikian juga menemukan kecocokan untuk sosok capres dan cawapres potensial.

"Peluang koalisi KIB di tengah perkembangan kandidasi capres sangat dinamis. Masih sangat longgar dan pasti ada dinamika dalam masing-masing parpol," tegasnya.

Apakah akan bertahan di KIB atau mulai memikirkan koalisi yang sudah ada. Sementara itu, Direktur Eksekutif Institute for Democracy and Strategic Affairs (Indostrategic) A. Khoirul Umam menilai, sikap PPP mulai tidak solid.

"Yakni sejak Suharso Monoarfa dicopot dari kursi ketua umum partai. itu mengindikasikan kegalauan akut di internal PPP," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

KPI Siapkan 13 Inisiatif ESG pada 2023

Selasa, 29 November 2022 | 12:10 WIB

Tumben, Tiket KA Nataru Sepi Peminat, Kurang Laris

Senin, 28 November 2022 | 22:42 WIB

Yudo Margono akan Gantikan Andika Perkasa

Senin, 28 November 2022 | 18:55 WIB

Emil dan Golkar Miliki Relasi Saling Melengkapi

Senin, 28 November 2022 | 18:14 WIB

Kajati DKI, Reda Manthovani Hijaukan Jakarta Selatan

Senin, 28 November 2022 | 16:27 WIB

Komisi I DPR Dukung RKUHP Segera Tuntas

Senin, 28 November 2022 | 15:21 WIB

DPR Pastikan Terus Dukung Kemajuan Alutsista TNI

Senin, 28 November 2022 | 13:37 WIB
X