DPR Dorong Rusia Hentikan Perang dengan Ukraina

- Kamis, 6 Oktober 2022 | 15:47 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani melakukan pertemuan bilateral dengan Chairwoman of the Federation Council of the Russian Federation Valentina Matviyenko.  (Istimewa)
Ketua DPR RI Puan Maharani melakukan pertemuan bilateral dengan Chairwoman of the Federation Council of the Russian Federation Valentina Matviyenko. (Istimewa)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Indonesia mendorong agar perang antara Rusia dengan Ukraina segera dihentikan. Selain itu, lebih mengedepankan dialog dan diplomasi.

"Sebagai bagian dari anggota Task Force Inter-Parliamentary Union (IPU), Indonesia telah melakukan kunjungan ke parlemen Rusia dan juga Ukraina," kata Ketua DPR RI Puan Maharani saat melakukan pertemuan bilateral dengan Chairwoman of the Federation Council of the Russian Federation Valentina Matviyenko di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (6/10).

Pertemuan antara Puan dengan Matviyenko dilakukan di sela-sela perhelatan the 8th G20 Parliamentary Speakers’ Summit (P20). Maharani Sejumlah isu dibahas dalam pertemuan dengan pimpinan Majelis Tinggi Parlemen Rusia itu.

"Kunjungan ke parlemen Rusia dan Ukraina adalah sebagai bagian dari upaya untuk mengupayakan perdamaian. Yaknubmelalui peran diplomasi parlemen," ujarnya.

Dalam berbagai pertemuan dengan pimpinan parlemen lain, Puan selalu mendorong agar dunia internasional tetap mendukung jalur dialog dan diplomasi. Hal itu sebagai salah satu upaya menghentikan perang Ukraina dan Rusia.

"Saya juga selalu menyampaikan posisi Indonesia terhadap konflik kedua negara tersebut. Dimana Indonesia menghormati tujuan dan prinsip piagam PBB serta hukum internasional," tandasnya.

Berat
Dikatakan, konflik kedua negara itu telah membawa dampak yang berat bagi banyak negara di dunia. Khususnya terkait pasokan pangan (gandum dan pupuk) serta energi.

"Indonesia berharap agar inisiatif untuk membuka alur pasok pangan tetap dipertahankan. Hal itu untuk kepentingan bersama seluruh pihak," tegasnya.

Puan berharap, pihak parlemen Rusia dan Ukraina dapat memainkan peran untuk membantu penyelesaian konflik. Ia juga menyinggung soal satuan tugas yang dibuat IPU untuk menjadi jembatan perdamaian bagi Rusia dan Ukraina.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Pemilu 2024 Harus Sesuai Harapan Publik

Jumat, 2 Desember 2022 | 18:11 WIB

Mahasiswa Apoteker dan UTA '45 Serukan Boikot PN UKAI

Kamis, 1 Desember 2022 | 22:05 WIB
X