Kapolri; Melawan Ekonomi Global Dengan Ekonomi Lokal yang Kuat.

- Jumat, 7 Oktober 2022 | 15:46 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menutup Temu Bisnis Produk Dalam Negeri (PDN) tahap IV Tahun 2022 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) Ju'mat (7/10/2022) siang.  (Benny Benke )
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menutup Temu Bisnis Produk Dalam Negeri (PDN) tahap IV Tahun 2022 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) Ju'mat (7/10/2022) siang. (Benny Benke )

JAKARTA, Jakarta.Suaramerdeka.com, -- Kita bisa melawan ekonomi global dengan ekonomi lokal yang kuat. Demikian dikatakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, mengutip environmentalis Wendell Berry, saat menutup Temu Bisnis Produk Dalam Negeri (PDN) tahap IV Tahun 2022 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) Ju'mat (7/10/2022) siang.

Oleh karena itu, sebagai orang nomor satu di Kepolisian, Jenderal Sigit mengajak semua pihak bahu-membahu menguatkan ekonomi lokal, demi menghadapi ekonomi global yang tidak menentu.

Baca Juga: Adab dan Etika Politisi

Apalagi, katanya mengutip pesan Presiden Joko Widodo, yang mengatakan, "Dunia saat ini penuh dengan ketidakpastian yang tinggi. Semua negara sulit sekarang ini, sulit. Dan ekonomi global juga sangat sulit diprediksi, sangat sulit dikalkulasi, sangat sulit dihitung".

Di tengah kesulitan ekonomi global itulah, Polri telah melakukan sejumlah langkah strategis. Seperti membentuk tim Percepatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Polisi. Melaksanakan pembelanjaan produk dalam negeri melalui e-katalog sebesar Rp 65 Milyar.

Baca Juga: Ferdy Sambo dan Wajah Kepolisian Kita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo didampingi Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono dan Aslog Kapolri Irjen Argo Yuwono dalam penutupan Temu Bisnis Produk Dalam Negeri (PDN) tahap IV Tahun 2022 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) Ju'mat (7/10/2022) siang (Benny Benke )

Membuat e-katalog sektoral Polri sebanyak 6 etalase produk. Melaksanakan pelatihan peningkatan kemampuan personel Polri dalam penghitungan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Mewajibkan belanja pengadaan barang/jasa dengan menggunakan produk dalam negeri yang bersertifikat TKDN dari Kemenperin.

"Juga memberikan fasilitas konsultasi kepada mitra Polri dalam proses pembuatan sertifikat TKDN yang bekerja sama dengan Kemenperin, KPP, dan Sucofindo, " kata Jenderal Sigit menjelaskan.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ke Pasar Beringharjo, Ibu Iriana: Ayo Borong

Selasa, 31 Januari 2023 | 16:20 WIB

Penentuan Harga BBM Nonsubsidi Kewenangan Badan BBM

Selasa, 31 Januari 2023 | 05:25 WIB

Waspadai Inflasi dan Kenaikan Harga

Senin, 30 Januari 2023 | 21:36 WIB

Koalisi Paling Solid, KIB Miliki Modal Besar

Senin, 30 Januari 2023 | 21:33 WIB

RUU PPRT Hadiah Negara bagi Pekerja Rumah Tangga

Senin, 30 Januari 2023 | 21:25 WIB
X