Diminta Siaga Satu Bencana Hidrometeorologi, BPBD Jabar Siapkan Kuda-kuda

- Rabu, 12 Oktober 2022 | 16:04 WIB
Kejadian longsor di Kebon Kalapa, Kota Bogor, Selasa (11/10/2022). (bnpb)
Kejadian longsor di Kebon Kalapa, Kota Bogor, Selasa (11/10/2022). (bnpb)

 

BANDUNG, jakarta.suaramerdeka.com - Diminta Gubernur Jabar, Ridwan untuk Siaga 1 dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi mengingat tak jarang terjadi hujan ekstrem, BPBD Jabar langsung melakukan kuda-kuda.

Menurut Jubir BPBD Jabar, Andrie Setiawan, sebelum instruksi Ridwan Kamil, pihaknya sudah pula memberikan atensi terhadap pernyataan Kepala BMKG, Dwikorita Ekawati yang meminta masyarakat waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem di Indonesia.

"Selain itu, secara faktual di lapangan telah banyak terjadi bencana hidrometeorologi. Karenanya, kami akan menindaklanjutinya dengan sejumlah langkah untuk makin menguatkan penanganan," jelasnya dalam keterangannya, Rabu (12/10/2022).

Langkah-langkah tersebut di antaranya melaksanakan Rapat Koordinasi Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi dengan
BPBD Kabupaten dan Kota se-Jawa Barat untuk strategi aksi kesiapsiagaan.

Baca Juga: Kapasitas Tanah Sebagian Wilayah Selatan Jabar Sudah Jenuh, Hati-hati Kejadian Longsor

Kemudian, mendirikan Posko Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi sekaligus menyiapkan personel, peralatan, dan logistik kebencanaan untuk mendukung operasi pendampingan penanggulangan bencana hidrometeorologi.

Tak kalah penting adalah melakukan sosialisasi terhadap masyarakat untuk bersiap dengan dengan kondisi tersebut dengan meningkatkan kesiapsiagaan dengan melakukan diseminasi peringatan dini cuaca ekstrem secara kontinyu kepada masyarakat. "Terutama sosmed," katanya.

Sebelumnya, Ridwan Kamil meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jabar untuk siaga satu menanggulangi potensi bencana akibat cuaca ekstrem menjelang akhir tahun.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X